Rabu, April 22, 2026
spot_img

Pemdes Taraju Beberkan Realisasi Anggaran 2024, Komitmen Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan

Kuningan, rajawalinews.online – Pemerintah Desa Taraju, Kecamatan Sindangagung, Kabupaten Kuningan, melalui Kepala Desa Waslani, telah menyampaikan Informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa (ILPPD) Tahun Anggaran 2024. Laporan ini menjadi bagian dari transparansi tata kelola pemerintahan desa dan pertanggungjawaban kepada masyarakat atas penggunaan anggaran desa.

Dalam laporan tersebut, Kepala Desa Waslani, didampingi oleh Sekretaris Desa, menguraikan secara rinci pendapatan, belanja, dan pembiayaan desa selama tahun anggaran berjalan.

⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Iklan Dalam Artikel
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang

Pendapatan Desa Taraju pada tahun 2024 mencapai Rp.1.853.981.680,88, yang bersumber dari:

1.Pendapatan Asli Desa (PADes) sebesar Rp. 206.097.672,00 atau 11,12% dari total pendapatan.

2.Pendapatan Transfer sebesar Rp. 1.647.060.843,00 atau 88,84%, yang berasal dari Dana Desa (DD), Alokasi Dana Desa (ADD), serta bantuan keuangan dari pemerintah pusat dan daerah.

3.Pendapatan Lain-Lain sebesar Rp.823.165,88 atau 0,04% dari total pendapatan

Dari total pendapatan tersebut, Pemerintah Desa Taraju merealisasikan belanja sebesar Rp. 1.827.711.651,91, yang dialokasikan ke berbagai sektor strategis, antara lain:

1.Penyelenggaraan Pemerintahan Desa (Rp. 715.990.151,91)

-Belanja Siltap, Tunjangan, dan Operasional Pemerintahan Desa: Rp.218.245.000,00
-Pemerintahan Desa: Rp.621.313.956,91
-Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa: Rp. 63.175.000,00
-Penyediaan Sarana dan Prasarana Pemerintahan Desa: Rp.7.588.845,00
-Pengelolaan Administrasi Kependudukan, Pencatatan Sipil, Statistik, dan Kearsipan: Rp. 18.592.000,00

2.Pemberdayaan Masyarakat (Rp.474.415.000,00)

-Sub Bidang Pertanian dan Peternakan: Rp. 218.245.000,00
-Sub Bidang Perdagangan dan Perindustrian: Rp. 192.995.000,00
-Sub Bidang Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa: Rp.63.175.000,00

3.Pelaksanaan Pembangunan Desa (Rp. 505.811.500,00)

-Sub Bidang Pendidikan: Rp.35.600.000,00
-Sub Bidang Kesehatan: Rp.105.880.000,00
-Sub Bidang Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang: Rp.209.633.500,00
-Sub Bidang Kawasan Pemukiman: Rp. 104.648.000,00
-Sub Bidang Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika: Rp.46.050.000,00

4.Bidang Penanggulangan Bencana, Keadaan Darurat, dan Mendesak (Rp.111.600.000,00)

-Penyelenggaraan Tata Praja Pemerintahan, Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan: Rp. 111.600.000,00
-Sub Bidang Pertanahan: Rp.51.995.350,00
-Sub Bidang Keadaan Mendesak: Rp.16.500.000,00

5.Pembinaan Kemasyarakatan (Rp.19.895.000,00)

-Sub Bidang Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat: Rp.5.025.000,00
-Sub Bidang Kepemudaan dan Olahraga: Rp. 4.635.000,00
-Sub Bidang Kelembagaan Masyarakat: Rp. 10.235.000,00

Untuk menutup kebutuhan anggaran, pemerintah desa juga memperoleh penerimaan pembiayaan sebesar Rp.15.753.380,95, sementara pengeluaran pembiayaan mencapai Rp.40.000.000,00. Dengan demikian, jumlah pembiayaan mencapai Rp.24.246.619,05, menghasilkan surplus anggaran (SiLPA) sebesar Rp.2.023.409,92.

Dalam keterangannya kepada rajawalinews, Senin (24/2/2025) di ruang kerjanya, Kepala Desa Taraju, Waslani, menjelaskan bahwa laporan tersebut merupakan bentuk akuntabilitas pemerintah desa kepada masyarakat. Ia menyatakan bahwa setiap rupiah yang dikelola telah digunakan untuk kepentingan pembangunan dan kesejahteraan warga. “Kami memastikan bahwa penggunaan dana desa dilakukan secara transparan dan sesuai perencanaan. Kami juga mengundang masyarakat untuk aktif dalam pengawasan agar pelaksanaan program berjalan efektif dan tepat sasaran,” ujar Waslani.

Sementara itu, Sekretaris Desa Taraju, Darmedi, sebagai penanggung jawab administrasi dan teknis pelaporan, menambahkan bahwa pihaknya selalu mengacu pada regulasi dalam menyusun laporan pertanggungjawaban ini. “Kami mengikuti prosedur yang telah ditetapkan dalam pengelolaan keuangan desa, mulai dari perencanaan hingga evaluasi. Semua data yang disampaikan dalam ILPPD ini telah melalui verifikasi dan sesuai dengan realisasi anggaran desa,” jelasnya.

Meski telah merealisasikan berbagai program, Pemerintah Desa Taraju masih menghadapi tantangan, terutama dalam meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes) serta optimalisasi pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi warga.

Ke depan, Kepala Desa Taraju berencana memperkuat sektor ekonomi desa melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta peningkatan kualitas layanan publik.
“Kami berharap dukungan penuh dari seluruh masyarakat agar program-program yang direncanakan dapat berjalan lancar dan membawa manfaat bagi seluruh warga,” tutup Waslani. ( GUNTUR – Kaperwil Jabar)

⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Iklan Setelah Konten
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan 1
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
- Advertisment -
⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang

Most Popular

Iklan Sponsor
error: Content is protected !!