KAB. MAMUJU TENGAH , Media Rajawali News
Pada hari Sabtu tanggal 14 Januari 2023 sekitar jam 13.00 wita telah terjadi penganiayaan yang dilakukan oleh Kelompok Masyarakat Desa Barakkang dan Desa SaluManurung terhadap H.Mayong , yang mengakibatkan korban meninggal dunia di dusun Padang kalua desa Lembahada kec Budong Budong. Kab. mamuju tangah

Sekitar Pukul 09.00 wita H. Mayong berangkat dari rumah menuju ke Kebun Sawit miliknya Yang Di Beli Dari Alm. H. darmin.
Pada Pukul 11.00 wita H. Mayong datang ke kebunya dan membersihkan Kebunnya bersama 5 orang rekannya. Namun Berselang 1 jam . H. Lallo (saksi) melihat Kelompok Masyarakat Barakkang dan Salumanurung bergerombolan dengan jumlah sekitar 200 orang datang dari arah Sungai barakkang dengan jarak Kurang lebih 400 meter dari tkp, tujuan
H. Lallo Mengatakan saya Mengingatkan Kelompok tani Barakkang dan Salomanurung bahwa lahan ini hanya selisih 3 Hekter jadi “Selesaikan saja permasalahan ini dengan kekeluargaan janganmi berkelahi begini karena tidak ada habisnya karena lahan hanya selisih 3 hektar” Namun Kelompok Tani barakkang dan salumanurung mengabaikan ucapan H. Lallo dan ngotot untuk mencari . H. Mayong , Ujarnya
Selanjutnya H. Lallo melihat Kelompok Tani Barakkang Dan Salomanurung membawa sajam jenis busur, samurai dan tombak. Selisih 4 menit Setelah Kejadian Lk. Lallo melihat Massa Masyarakat Desa Barakkang dan Salumanurung Berlarian Meninggalkan lokasi TKP Menuju Perahu yang Di tumpanginya, Pungkasnya ke awak media
Adapun identitas Korban sbb;
Nama : H.Mayong
Umur : 55 Tahun
Jenis Kelamin : Laki-Laki
Agama : Islam
Alamat : Desa Salugatta Kec. Budong-Budong Keb.Mamuju Tengah.
Luka : Luka Sabetan benda tajam di bagian Sekitar Leher, Tangan, kaki dan Badan.
Adapun Saksi Sbb:
Nama : H. Lallo
Umur : 42 thn
Pekerjaan : Petani
Alamat :Desa Pontanakayyang Kec. Budong Budong Kab. Mamuju Tengah. No.Hp : 082348428707
pelaku Penganiayaan berasal dari Desa Barakkang dan Desa Salumanurung dengan jumlah sekitar 200 Orang
disisi lain Pengakuan Kepala Desa Lembahada Bahwa Sebelumnya saya sudah pernah dengar informasi dari Masyarakat bahwa masyarakat Barakkang dan Salumunurung hanya menarget H. Mahjong (Alm) dan Saya (selaku kepala desa lembahada). Masyarakat Barakkang dan Salumanurung juga pernah menentang pihak dari masyarakat lembahada dengan kata – kata “Perang Suku dan Perang adat” Kejadian dipicu oleh klaim lahan kebun sawit antara kelompok H.Mayong dengan kelompok barakkang
Informasi masih sementara pendalaman dan akan dilakukan pengembangan lebih lanjut
****Ali Sopyan


