Ketapang Kalimantan Barat “Rajawalinews.online”
Jumadi anggota tim investigasi Lembaga Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Kab. Ketapang Kalimantan Barat menemukan kegiatan Dinas Pariwisata Kab. Ketapang beralamat di Desa Muara Jekak Kec. Sandai Kab. Ketapang

Rabu (18/01/23) pak H.Itam Indah Surya selaku Ketua MABM atau Ketua masyarakat Melayu di Kec. Sandai yang berdomisili di Petai Patah menyampaikan kepada tim investigasi DPC LAKI dimana adanya kegiatan dinas Pariwisata di alamat tersebut asal asalan kerja dan tidak ada azas manfaatnya bagi masyarakat Desa Muara Jekak Kec. Sandai.

Dijelaskan pak H. Indah bahwa pekerjaan tersebut yang mana lantai bangunan hanya menggunakan kayu lokal, maka dari itu pak H. Indah selaku sesepuh masyarakat Sandai tidak terima dengan kinerja pelaksana yang membangun rumah adat Melayu secara asal-asalan.


Ditegaskan Jumadi anggota tim investigasi DPC Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) didampingi Asri Ruslan selaku Ketua DPC LAKI Kab. Ketapang Kalimantan Barat mengatakan kepada Rajawalinews (RN),” Kegiatan Rumah Adat Melayu (RAM) yang beralamat di Desa Muara Jekak tersebut diduga Mark-Up alias gagal, karna tidak sesuai dengan harapan masyarakat Kec. Sandai.

Maka dari itu Jumadi meminta kepada Inspektorat, Kejaksaan dan bagian Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) agar menindak tegas perbuatan korupsi di badan Pemerintahan Kab. Ketapang, kami dari DPC LAKI Kab. Ketapang Kalimantan Barat meminta kepada Bupati Ketapang, DPRD komisi pembangunan agar bisa meninjau ulang kegiatan Rumah Adat Melayu (RAM) di desa Muara Jekak Kec. Sandai atas dasar perbuatan oknum Kabid dan PPK atau Aspek maupun tenaga ahli dari dinas tersebut yang diduga telah melakukan penyalahgunaan dana APBD daerah Ketapang ratusan juta di tahun anggaran 2022 bermoduskan Rumah Adat Melayu,” pungkasnya Jumadi DPC LAKI Kab. Ketapang Kalimantan Barat.
Terpisah, saat tim RN konfirmasi bersama PPK nya via seluler dengan nomor hp.085345285xxx menjelaskan,” Akhir bulan BPK datang meriksa pekerjaan itu, saya selaku PPK cukup kecewa dgn hasil pekerjaan rumah adat itu,” ungkap PPK pak Dicky Anthony kepada RN via seluler.
*##(tim Rajawali.002)


