Ketapang Kalimantan Barat “Rajawalinews.online”
Lagi-lagi proyek Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) PPK-2 peningkatan jalan kapasitas struktur jalan (Khusus Kabupaten)
Sandai – Senduruhan yang dilaksanakan PT. Tesar Catur Nusa sumber dana DAK Kab. Ketapang menuai kecaman dari masyarakat, dikarenakan pekerjaan yang dilaksanakan tersebut kurang maksimal dan asal jadi seperti yang dikatakan pak Usil dan pak H. Mun dari Desa Randau Jungkal Kec. Sandai.

Pak H.Mun dan pak Usil mengungkapkan kepada Rajawalinews (RN) bahwa, pelaksana kerja dari perusahaan tersebut akan membuatkan jalan masuk menuju ke rumah warga, namun sampai sekarang tidak terlaksana dan campuran prodak pelebaran jalan tidak maksimal, akibat campuran sedikit semen kebanyakan pasir.


Maka dari itu Jumadi anggota tim investigasi dari DPC Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Kab. Ketapang Kalimantan Barat didampingi Asri Ruslan selaku Ketua DPC LAKI Kab. Ketapang Kalimantan Barat meminta kepada Inspektorat, Kejaksaan dan bagian Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) untuk menindak tegas para koruptor yang telah menjamur di badan Pemerintahan Kab. Ketapang.


Dan kami dari lembaga LAKI Ketapang meminta kepada Bupati beserta DPRD komisi pembangunan agar tidak terkesan menghambat kinerja Bupati Ketapang dalam wujud menciptakan Ketapang lebih baik lagi. Sebaiknya oknum- Kabid, PPK, PPTK dan Astek untuk di evaluasi ke tingkat Kelurahan dan Kecamatan, karena akibat kurangnya pengawasan dari dinas terkait sehingga mereka tidak pernah merespon temuan lembaga LAKI Kab. Ketapang Kalimantan Barat,” pungkasnya Jumadi anggota tim investigasi DPC LAKI Kab. Ketapang Kalimantan Barat.



Terpisah, tim RN konfirmasi bersama Kabid BM pak Lalu Heri lewat via seluler dengan nomor hp. 0895380317xxx di chat tidak di balas hingga berita ini dinaikkan apa adanya.
*##(tim Rajawali.002)


