Sumsel, Rajawali News, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) menyadari adanya pemberitaan yang menyoroti berbagai aspek operasional perusahaan. Sebagai perusahaan tambang milik negara, PTBA selalu berkomitmen menjalankan kegiatan usaha dengan tata kelola yang baik, menerapkan prinsip good mining practice, serta memastikan kepatuhan terhadap seluruh regulasi yang berlaku.
Terkait pemberitaan tersebut, kami menyampaikan klarifikasi untuk meluruskan informasi agar tidak menimbulkan persepsi yang keliru di tengah masyarakat:
1. Produksi Batu Bara di Sumatera Selatan
Produksi batu bara di Sumatera Selatan tidak hanya berasal dari PTBA, tetapi juga dari berbagai perusahaan lainnya, termasuk sektor swasta. Total produksi batu bara di Sumsel pada tahun 2024 diperkirakan lebih dari 100 juta ton, yang berasal dari berbagai perusahaan tambang.
2. Pengangkutan Batu Bara PTBA
PTBA senantiasa mengutamakan aspek lingkungan dan keselamatan dalam operasionalnya. Pengangkutan batu bara PTBA sepenuhnya menggunakan modal transportasi kereta api dan hauling road khusus, bukan jalan umum, sehingga dampaknya terhadap masyarakat dapat diminimalkan. Hal ini sejalan dengan komitmen kami dalam menerapkan praktik pertambangan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.
3. Tanggapan atas Insiden Tongkang di Keramasan, Kertapati
Kami menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden yang terjadi pada 12 Maret 2025, di mana Tongkang Kapuas Jaya 3023 yang ditarik oleh Tugboat Johan Jaya 171 mengalami kendala akibat arus kuat saat bermanuver di perairan Keramasan, Kertapati. Kami bersyukur tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Dan sebagai bentuk tanggung jawab, PT Bukit Prima Bahari (BPB)—anak perusahaan PTBA sekaligus sebagai operator kapal—bersama pihak terkait telah segera berkoordinasi dengan warga terdampak dan menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan dengan baik dan damai. PTBA melalui BPB terus meningkatkan standar keselamatan operasional, termasuk penguatan pengawasan, peningkatan pelatihan awak kapal, serta penerapan prosedur keselamatan yang lebih ketat untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.
Sebagai bagian dari komitmen jangka panjang, PTBA terus berperan aktif dalam mendukung program pemerintah untuk mewujudkan swasembada energi serta mengembangkan hilirisasi dan industrialisasi batu bara. Upaya ini sejalan dengan program Asta Cita Presiden, yang bertujuan meningkatkan nilai tambah sumber daya alam sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, baik di Sumatera Selatan maupun secara nasional.
Kami menghormati kebebasan pers dan mengapresiasi peran media dalam memberikan informasi kepada publik. Kami berharap setiap pemberitaan tetap mengedepankan etika jurnalistik serta prinsip keberimbangan agar tidak menimbulkan persepsi yang keliru di masyarakat. Terima kasih.
Red


