GEROMBOLAN PEJABAT BANGSAT KAB.MUARA ENIM RAKYAT DIBEGAL, ANGGARAN DIBABAT!
Jakarta 20 Februari 2026 Skandal memalukan kembali mengguncang Pemkab Muara Enim. Dua Orang DPRD Digulung jajaran kajati Sumsel .Bravo kajiti . berinisial Kholizol diciduk oleh Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan atas dugaan membegal uang rakyat Rp 1,6 miliar dari proyek pengembangan Jaringan Irigasi Ataran Air milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Muara Enim tahun 2026. Dimintak pihak jajaran pengadilan untuk memutuskan hukuman para koruptor . HUKUM MATI Buat kelinci percobaan .
Pasalnya Ini bukan sekadar korupsi. Ini perampokan terang-terangan terhadap hak petani.
Dana yang seharusnya mengairi sawah, menghidupi keluarga, dan menggerakkan ekonomi desa justru diduga dijadikan “ijon”—disedot duluan sebelum proyek berjalan. Rakus. Tak tahu malu.
Rp 1,6 miliar itu bukan uang pribadi. Itu uang rakyat. Setiap rupiahnya adalah pajak, adalah keringat buruh, adalah harapan petani. Kalau benar dijadikan bancakan, maka ini adalah pengkhianatan paling telanjang terhadap kepercayaan publik.
Penegak hukum jangan setengah hati. Jangan berhenti di satu orang. Bongkar semua! Seret siapa pun yang terlibat—baik yang menerima, yang membagi, maupun yang menutup mata. Publik muak dengan drama “oknum tunggal” sementara jaringan sesungguhnya dibiarkan aman.
Muara Enim tidak butuh pejabat yang menjadikan jabatan sebagai ladang panen pribadi. Jika terbukti bersalah, hukum harus menghantam tanpa ampun. Sita asetnya. Kembalikan uangnya. Umumkan ke publik. Biar jadi pelajaran keras bagi siapa pun yang masih berani bermain dengan uang rakyat.
Rakyat sudah terlalu sering dikhianati. Kali ini, jangan beri ruang untuk kompromi. Bersihkan sampai ke akar.
RAKYAT TIDAK BUTUH KLARIFIKASI…!!!!!!!
Red.


