Purwakarta, Rajawalinews – Proyek pengerjaan TPT di Desa Pasir Munjul terindikasi banyak KKN dengan Volume tidak sesuai.
Saat awak media rajawali news konfirmasi ke salah satu pihak sekdes Pasirmunjul yang ada di lokasi tersebut mengatakan dalam proyek TPT Drainase.
Anggaran yang digunakan dalam pelaksanaan pengerjaan proyek tersebut bersumber dari Banprov 2021 yang di realisasikan ungkap salah satu pihak sekdes yang ada di lokasi .

Di tempat berbeda, di Desa Pasirmunjul bahwa proyek TPT Drainase ini dengan dana sisa proyek TPT dengan anggaran sekian ujarnya sekdes
Ironisnya,berapakah anggaran tersebut,karena tidak di jelaskan berapa Anggaran nya,dan juga tidak ada papan proyek.
Diminta pihak Inspektorat dan Dinas DPMD Segera periksa ada dugaan Anggaran Siluman.di desa pasir munjul
Menurut, Muksin Sebagai LBH IWO INDONESIA, mengatakan dengan tegas dalam pengerjaan proyek TPT Drainase tersebut diduga tidak masuk akal dengan adanya dua informasi yang berbeda,dari masyarakat tersebut.TPT hal tersebut tidak sesuai pekerjaan alias asal jadi .
Lanjutnya, proyek TPT hanya pekerjaan tambal sulam saja. Salah satu contoh dengan bahan material kalau orang awam mengatakan TPT tidak sesuai ungkapnya.
Akhirnya Berita ini di turunkan apa adanya, belum berhasil konfirmasi pihak Inspektorat, bersambung Ke edisi selanjutnya. (tim rajawali news)


