Kamis, April 23, 2026
spot_img

Diduga Oknum Ketua RW Arogan terhadap Wartawan

Bogor – Rajawali News,Seorang ketua RW berinisial AS bersikap arogan terhadap wartawan yang tengah menjalankan tugas jurnalistik di Perumahan Puri Harmoni 1, Kabupaten Bogor.

Kejadian bermula saat awak media mencoba mengonfirmasi pemasangan tiang provider WiFi yang diduga milik PT. MY REPUBLIK di lingkungan perumahan tersebut. Salah satu warga menolak pemasangan tiang di pekarangannya, sehingga menimbulkan perdebatan. Di tengah situasi tersebut, AS datang dan langsung menghampiri awak media dengan nada tinggi serta melontarkan kata-kata yang dinilai arogan.

Yang dimana ketua RW mengatakan sudah bersosialisasi ke warga sebut saja salah satu warga inisial “AN” tidak pernah ada sosialisasi disampaikan,lalu RW “AS” mengatakan kepada inisial “AN”,dengan gaya bahasa “panggil RT mu !” dengan nada keras kepada inisial “AN” Warga RT002 Rw 011 salah satu warga komplain adanya pekerjaan penanaman tiang yang tanpa meminta izin terlebih dahulu masuk kepekarangan halaman rumah yang berinisial “AN”

⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Iklan Dalam Artikel
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang

Tak hanya itu, AS juga meminta wartawan menunjukkan Kartu Tanda Anggota (KTA) dan bahkan mencoba menariknya untuk difoto tanpa izin. Tindakan ini dinilai sebagai bentuk intimidasi terhadap kebebasan pers, yang seharusnya dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
Menurut keterangan salah seorang warga, ” ketua RW “AS” seorang anggota TNI dan sikapnya selalu arogan ke warga “AN”, ujarnya.

Sebagai pilar keempat demokrasi, pers memiliki hak untuk menjalankan tugas jurnalistik secara independen, jujur, dan sesuai dengan prinsip Pancasila. Segala bentuk penghalangan terhadap tugas wartawan bisa dikategorikan sebagai pelanggaran hukum.

Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait belum memberikan klarifikasi resmi mengenai insiden tersebut. Awak media berharap ada sikap tegas dari pihak berwenang untuk menegakkan kebebasan pers dan menghindari tindakan intimidatif terhadap jurnalis di lapangan.

(red )

⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Iklan Setelah Konten
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan 1
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
- Advertisment -
⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang

Most Popular

Iklan Sponsor
error: Content is protected !!