Minggu, April 26, 2026
spot_img

Di Tuduh Sebar Fitnah Sepihak Oleh Pemberitaan Salah Satu Media,Anggota BPD dan “S” Angkat Bicara:

Purwakarta, Rajawali news

Beredar sebuah pemberitaan disalah satu Media online Purwakarta yang menyebutkan bahwa “Oknum BPD dan (S)” sebarkan fitnah dan di duga bersekongkol untuk jatuhkan Kepala desa. Selasa (19/9/2023)

Menanggapi hal tersebut, S mengatakan bahwa pemberitaan tersebut tidak berdasarkan konfirmasi terlebih dahulu kepada saya, dan setelah pemberitaan naik, baru melakukan konfirmasi, namun dengan nada yang tinggi seperti preman.

⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Iklan Dalam Artikel
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang

“Pemberitaan itu tanpa dasar yang jelas, di rilis sebelum lakukan konfirmasi terlebih dahulu, adapun konfirmasi setelah berita naik dengan nada seperti preman, ungkapnya S.”

“Saya heran kok tata cara konfirmasi yang dilakukannya seperti itu, tidak seperti seorang jurnalis, dan terlihat dari berita itu seperti Berita yang di pesan, ungkapnya lagi.”

Salah satu ketua organisasi wadah media online Purwakarta menyayangkan atas adanya pemberitaan tersebut, menurutnya aneh jika ada wartawan yang tidak objektif dalam menulis sebuah pemberitaan.

Apalagi dengan tata cara konfirmasi yang dilakukannya juga terlihat kurang menghargai narasumber, sehingga disinyalir pelanggaran kode etik sebagai seorang jurnalis telah dinodai.

Dari bahasa yang di sampaikan dan isi pertanyaan juga kurang pas jika seperti itu, tambahnya kemudian.”

Di lain sisi S menegaskan jika apa yang di sampaikannya tidak mengandung unsur fitnah sebab faktanya memang demikian,

Tidak benar juga jika saya bersekongkol untuk menjatuhkan kepala desa, sebab saya tidak punya kepentingan politik, ungkapnya lagi.”

Sekretaris BPD Desa Plered menambahkan,

“Apa yang kami sampaikan adalah hasil keterangan dari pihak-pihak termasuk S, kepala desa dan saksi yang kita simpan dalam data kita sebagai bukti yang kita dapatkan dari hasil keterangan saat kita undang pihak pihak tersebut,

“Jadi semuanya bukan merupakan opini saya pribadi, buat apa itu kan ngga benar, jelasnya.”

“Semua terjadi secara alami tanpa ada rekayasa, terlepas dari persoalan diantara S dan Kades poin kita adalah menindaklanjuti aspirasi warga bukan keinginan Bamusdes, ungkapnya.”

(Tim Rajawali news group)

⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Iklan Setelah Konten
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan 1
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
- Advertisment -
⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang

Most Popular

Iklan Sponsor
error: Content is protected !!