Jumat, Agustus 21, 2026
spot_img

BUPATI BANGGAI LAUT TINGGALKAN LOKASI PEMBAGIAN BANSOS DI DESA MATANGA SETELAH SAMBUTAN DIPOTONG WARGA

 

Banggai Laut, Rajawalinews.online

Kejadian tak terduga mewarnai kegiatan Penyaluran Bantuan Sosial Kementerian Sosial RI – Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) di Desa Matanga, Kecamatan Banggai Selatan, Kabupaten Banggai Laut, Rabu 19 Agustus 2026.

Iklan Sponsor

Bupati Banggai Laut, Sofyan Kaepa, memilih meninggalkan lokasi kegiatan setelah sambutannya dipotong oleh salah satu penerima bantuan atau yang mewakili

Kronologi Kejadian

Saat Bupati membuka kegiatan tersebut, seorang ibu bernama Andung yang mewakili orang tua dan adiknya, tiba-tiba mengajukan pertanyaan dengan memotong sambutan.

Bupati kemudian menanggapi dengan bertanya balik kepada warga tersebut, Apakah anda tidak menerima bantuan?

Berdasarkan penelusuran Tim Investigasi di lapangan, ibu tersebut ternyata tercatat sebagai penerima bantuan PKH,Belum diketahui pasti alasan yang membuat dirinya memotong sambutan orang nomor satu di daerah tersebut.

Usai insiden itu, Bupati Sofyan Kaepa memutuskan langsung meninggalkan Gedung BPU Desa Matanga dan tidak melanjutkan proses penyerahan bantuan.Sementara itu, pihak dari Kementerian Sosial tetap melaksanakan dan menuntaskan pembagian bantuan kepada masyarakat.

Reaksi Warga Terbelah,Kejadian ini menimbulkan kekecewaan di kalangan warga Sebagian masyarakat menilai pertanyaan ibu tersebut wajar, mengingat kehadiran Bupati sudah lama dinantikan.

Sebenarnya pertanyaan ibu itu wajar-wajar saja. Kami sudah lama menunggu kedatangan pak Bupati.Sayang sekali acaranya jadi tidak selesai,ujar salah satu warga.

Namun ada pula warga yang menyayangkan cara penyampaian pertanyaan tersebut.

Harusnya nanti selesai pak Bupati bicara baru bertanya, tuturnya.

Warga Desa Matanga yang dimintai keterangan Tim Investigasi Berantas Tipikor News mengaku kecewa.

Kehadiran Bupati sudah lama kami nanti-nantikan,tapi karena insiden ini semuanya tidak berjalan sesuai rencana,kata warga.

Meskipun Bupati meninggalkan lokasi, penyaluran bantuan ATENSI dari Kemensos RI tetap dilanjutkan oleh petugas dan berjalan hingga selesai.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintah Kabupaten Banggai Laut terkait insiden tersebut.

Peristiwa ini menjadi pelajaran penting tentang pentingnya komunikasi dua arah yang tertib antara pemerintah dan masyarakat, agar program-program bantuan yang bertujuan mensejahterakan rakyat tidak terganggu.

 

Red.

Iklan Sponsor
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Iklan Sponsor
- Advertisment -
âš¡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang

Most Popular

âš¡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan Bawah
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
error: Content is protected !!