Kota Palembang, Rajawali News, Tahap Pelaksanaan Pekerjaan Belanja Modal Jalan berupa Kelemahan
Pengawasan saat Pelaksanaan Paket Pekerjaan oleh Pengawas Lapangan
Belum Memadai
Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa pengawas lapangan belum melakukan
pelaksanaan pekerjaan secara memadai khususnya dalam meneliti dan mengawasi
kontrak serta mutu hasil pekerjaan sesuai dengan spesifikasi teknis dan gambar
rencana. Penjelasan atas kelemahan proses pengawasan saat pelaksanaan pekerjaan
dengan penjelasan sebagaimana berikut.
a) Masih Terdapat Kekurangan Volume dan Mutu yang Tidak Tercapai pada Paket
Pekerjaan Jalan Tahun 2023
Hasil pemeriksaan menunjukkan masih terdapat permasalahan kurang volume
pada Dinas PUPR untuk Tahun 2023 sebesar Rp47.401.293.374,49 yang terdiri
kurang volume pekerjaan fisik sebesar Rp46.763.225.117,66 dan kekurangan
volume atas alat yang tidak digunakan sebesar Rp638.068.256,83. Selain
kekurangan volume, terdapat juga mutu yang tidak sesuai kontrak sebesar
Rp2.330.831.226,90. Penjelasan secara rinci atas permasalahan tersebut dapat
dilihat pada temuan terkait kekurangan volume pekerjaan belanja modal jalan dan
kualitas pekerjaan tidak sesuai kontrak.
Pemeriksaan lebih lanjut atas dokumen laporan kontrak pekerjaan dan
permintaan keterangan dengan pengawas lapangan menunjukkan permasalahan
terjadi karena lemahnya pengendalian pekerjaan oleh Pengawas Lapangan,
dengan penjelasan sebagai berikut.
(1) Belum terdapat mekanisme yang mengatur pengajuan permintaan untuk
memulai suatu tahapan pekerjaan dari penyedia. Selain itu pada setiap
tahapan hasil pekerjaan yang telah diselesaikan, penyedia seharusnya
mengajukan persetujuan kepada pegawas terhadap spesifikasi yang telah
ditentukan dalam kontrak.
(2) Kekurangan volume atas ketebalan dan panjang pekerjaan (dimensi), terjadi
karena pengawas tidak dapat selalu berada di lokasi pekerjaan selama waktu
pengecoran. Hal tersebut merupakan dampak dari banyaknya jumlah paket
yang harus diawasi dan jarak antara paket yang berjauhan.
(3) Dinas PUPR dalam pelaksanaan pekerjaan menggunakan Spesifikasi Umum
Bina Marga Tahun 2018 Revisi 2, yang mensyaratkan penggunaan concrete
vibrator dan curing compound untuk pekerjaan beton. Hasil pemeriksaan
menunjukkan terdapat kekurangan volume atas alat yang tidak digunakanberupa concrete vibrator dan curing compound. Penggunaan alat yang tidak
dipakai pada pekerjaan beton tersebut dapat berdampak pada mutu beton
yang tidak tercapai sesuai rencana.
b) Terdapat Segmen Ruas Jalan dengan Kondisi Rusak atas Paket Pekerjaan TA
2023 yang Baru Diserahkan
Hasil observasi yang dilakukan oleh BPK bersama PPK, Penyedia, dan Tim
Inspektorat Kota Palembang pada tanggal 23 Maret 2024 menemukan adanya
segmen ruas jalan yang belum dilakukan Final Hand Over (FHO) kepada Dinas
PUPR, namun sudah mengalami kondisi rusak (fondasi agregat sudah terbuka)
pada segmen ruas jalan pada tabel berikut.
Ali Sopyan


