PALEMBANG, Media Rajawali News
Musyawarah Daerah (Musda) Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) ke VIII Sumatera Selatan (Sumsel) yang bertempat di Aula Gedung Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI), Minggu (25/9/2022).
Sekertaris Jendral (Sekjen) ORARI Yusuf Budhyanto menyampaikan bahwa Musda Ke VIII ORARi Sumsel ini berjalan dengan baik, dan mendapatkan antusias dari para peserta ORARI lokal.
“Dengan adanya Musda ini diharapkan bisa mendapatkan pemimpin yang bisa mengayomi dan mengembangkan ORARI Daerah Sumsel ini, karena ORARI Sumsel Ini memiliki potensi Sumberdaya manusia (SDM) yang sangat bagus, ” Ujarnya.
Siapa pun yang terpilih dari Dari dua calon Ketua ORARI Sumsel dapat lebih mengembangkan ORARI Daerah sumsel.
“Dengan adanya potensi dari anggota ORARI Daerah Sumsel ini Yang sudah Sangat Bagus, semoga nanti pemimpin yang baru ini dapat bisa mengbangkan kerja sama yang baik dan dapat lebih mengenalkan kegiatan kegiatan Amatir Radio, ” Tuturnya.
“ORARI ini memiliki fungsi sebagai cadangan nasional Amatir Radio, Ini akan bermanfaat bagi masyarakat dan pemerintah, “sambungnya.
Dia juga menuturkan bahwa ORARI ini memiliki kurang lebih 5000 anggota yang tersebar di seluruh indonesia dan tidak ada unsur politik di dalamnya.
“ORARI ini organisasi non politik, walaupun ketuanya adalah petinggi partai, itu hanya urusan ketuanya, tetapi ORARI ini tetap Amatir Radio hanya mendukung dan menunjang kegiatan dari pemerintah, tidak ada unsur politik nya sama sekali,” Jelasnya.
Lebih lanjut yusuf menegaskan bahwa tugas dari ketua ORARI yang baru nantinya mendukung program dari ORARI pusat, serta mencerdaskan anggotanya dalam berorganisasi.
“Kami harap Ketua yang baru dapat mengenalkan peraturan menteri No17 tahun 2018, karena di situ ada larangan larangan yang tidak boleh dilakukan, di samping itu juga melakukan pembinaan anggota melalui AD/ART, agar anggota semakin cerdas untuk berorganisasi sehingga fungsinya sebagai Amatir Radio semakin nampak di masyarakat,” tutupnya. ( Harto))


