Musi Rawas Utara, Rajawalinews
Kepla dinas PUPR Muratara Diminta agar Segera Mundur dari jabatannya karena sebagai pejabat publik dianggap tidak Akuntabel dan tidak bertanggung jawab, selalu menghindar dari media,
sejak dijabat oleh (PLT) Dinas PUPR Muratara sudah hampir 1 tahun lebih, bayak Rekan-rekan media yang tidak mengenali Kepla dinas PUPR/ (PLT),
“Semenjak “Awaludin” menjabat sebagai PLT PUPR muratara yang juga menjabat sebagai sekretaris PUPR muratara sejak tahun 2024 lalu, dia sangat sulit untuk ditemui, setiap ingin ditemuin sellau tidak ada ditempat dengan alasan selalu Rapat dan DL,” hal ini sampaikan beberapa awak media yng bertugas di kabupaten Musi Rawas Utara.

Menanganggapi hal tersebut Supriyadi ketua LSM KCBI muratara. Angkat bicara, jika pejabat publik sulit ditemui akibatnya dapat menimbulkan beberapa konsekuensi, antara lain, Kehilangan kepercayaan publik:
Jika pejabat publik yang sulit ditemui ini sudah membuktikan jika mereka tidak transparan, dalam bekerja dan tidak mau berkomunikasi dengan media, akibatnya publik dapat kehilangan kepercayaan terhadap mereka., kata supriadi ketua LSM KCBI muratara.
Lanjutnya,” Pejabat publik yang menghindar dari media dapat dianggap tidak akuntabel dan tidak mau bertanggung jawab atas tindakan mereka.
Jika mereka selalu menghindar dari media dapat menimbulkan dampak negatif pada reputasi pejabat publik dan lembaga yang wakilnya.
Oleh karena itu, pejabat publik harus mempertimbangkan pentingnya komunikasi dengan media dan publik untuk menjaga kepercayaan dan reputasi mereka. Jika belum mampu mengemban tugas, lebih baik mundur saja.Tegas Supriadi.
Mungkin kita harus mengadakan aksi Demontrasi dulu baru bisa bertemu sama Kepla dinas PUPR ini, sambung Novandi.
Hingga berita ini ditayangkan Kepla dinas PUPR belum dapat dikonfirmasi
Merah (Redaksi)


