Sabtu, April 25, 2026
spot_img

Terkait Tudingan Penyerobotan Tanah, Ini Bantahan 5 LSM

Gabungan 5 LSM : Kami Tidak Pernah Menyerobot Tanah, Tapi Sedang Bertugas Membantu Program Ketahanan Pangan Jokowi

BEKASI -Media Rajawalinews.online.

Dituduh melakukan penyerobotan puluhan hektar lahan sawah yang diklaim milik Aktif Bahtiar (61), Gabungan 5 LSM yang terdiri dari LSM Ikapud Nusantara, LSM Laskar NKRI, BPPKB Banten, Gibas dan Garda Pasundan membuat bantahan bahwa selama ini tidak ada aksi penyerobotan yang dituduhkan oleh Aktif Bahtiar.

âš¡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Iklan Dalam Artikel
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang

Menurut Ketua LSM Ikapud Nusantara DPC Pebayuran, Rini, justru apa yang ia lakukan bersama gabungan 5 LSM dalam rangka membantu tugas pemerintah dalam hal ketahanan pangan yang diprogramkan oleh Presiden Jokowi. Rini menduga bahwa selama ini tanah yang diklaim Aktif Cs sebagai milik pribadinya merupakan akal-akalan karena berdasarkan bukti yang ada patut diduga puluhan hektar sawah di Pebayuran bakal segera ditanam batu bukan lagi padi karena 5 perusahaan modal asing yang ada dibelakang Aktif Cs merupakan perusahaan properti.

“Kami tidak pernah melakukan penyerobotan sawah milik orang lain. Kami saat ini sedang mengawasi puluhan hektar sawah di Pebayuran yang diduga akan ditanami batu karena 5 perusahaan modal asing yang berada di belakang Aktif Cs adalah perusahaan properti. Kami fokus membantu Pak Jokowi dalam ketahanan pangan jangan sampai sawah yang saat ini tersisa musnah dan diganti oleh bangunan,” ujar Rini, Minggu (1/8).

Masih kata Rini, Gabungan 5 LSM juga tidak menggarap sawah yang diklaim Aktif Cs sebagai milik pribadinya. Sawah-sawah tersebut malahan digarap oleh warga pribumi sebagai tambahan penghasilan bagi kalangan wong cilik.

“Sejak kapan LSM bisa kerja di sawah. Tanya saja lah yang nyawah itu anggota LSM apa warga setempat. Jadi aneh kalau baca statement Aktif itu ngelantur kayak orang ga tau aturan,” ujarnya.

Selain itu kata Rini, pihaknya adalah kalangan yang paham dan taat hukum dan tidak pernah melakukan aksi premanisme dalam rangka membantu program ketahanan pangan Presiden Jokowi. “Tanya saja siapa orangnya yang kulitnya lecet sesenti saja gara-gara aksi kami mengawal program ketahanan pangan Pak Jokowi. Jangan nuduh-nuduh kami melakukan aksi premanisme justru kalian yang kami duga sering mengerahkan oknum LSM dan oknum aparat untuk menakut-nakuti masyarakat,” ungkapnya.

Adapun terkait gembar gembor Aktif bahwa aksi pengawalan program ketahanan pangan Presiden Jokowi ini dilaporkan ke Polrestro Bekasi, Rini mempersilahkan dan sangat berharap dengan adanya pelaporan tersebut masalah semakin terang benderang dan tidak menjadi bola liar.

Sebelumnya seperti dilansir media online beritapembaruan.id, Aktif Bahtiar mengaku tidak senang sawahnya digarap tanpa izin.

Aktif Bahtiar yang juga warga Desa Cipayung Kecamatan Cikarang Timur, mengaku, tanah sawahnya yang berada di Desa Bantarjaya dan Desa Bantarsari Kecamatan Pebayuran, pada tanggal 30 Juni 2021, digarap sejumlah pihak mengatasnamakan 5 LSM.

“Mereka juga datang secara berkelompok, dan merusak benih padi serta melarang para petani saya untuk turun ke sawah. Ini Premanisme,” ujar Aktif ketika dijumpai di Polres Metro Bekasi Jumat pagi, (30/7).

Aktif juga menambahkan, rekannya yang juga orang yang dipercayakan mengurus sawahnya, Johan sempat diintimidasi oleh puluhan anggota Ormas. Hal tersebut juga di benarkan oleh salah satu petani Aji, yang melihat beberapa anggota ormas membawa bambu.

“Betul pak, saya lihat sendiri mereka bawa bambu di ujungnya di kasih paku-paku,” ujar Aji.

Menurut Johan, pihak Aktif sempat membawa kasus ini ke Polsek Pebayuran, dan di Polsek tersebut petugas kepolisian sempat menanyakan ke perwakilan LSM, dasar atau surat yang di miliki LSM sebagai bahan penyelidikan, namun pihak LSM hanya menunjukkan surat laporan ke Polda Metro Jaya terkait pajak.

Merasa terancam keselamatannya, Aktip juga meminta perlindungan ke Mapolres Metro Bekasi, dan Brimob Den D. Hingga kini, kasus dugaan aksi premanisme ditangani oleh Satreskrim Polres Metro Bekasi.(SS/red)

âš¡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Iklan Setelah Konten
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
âš¡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan 1
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
- Advertisment -
âš¡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang

Most Popular

Iklan Sponsor
error: Content is protected !!