Sukadana-KKU Kalimantan Barat “Rajawalinews.online”
Keberadaan sistem irigasi yang handal merupakan sebuah syarat mutlak bagi terselenggaranya sistem pangan nasional yang kuat dan penting bagi sebuah negara. Sistem Irigasi merupakan upaya yang dilakukan oleh manusia untuk memperoleh air dengan menggunakan bangunan dan saluran buatan untuk mengairi lahan pertaniannya. Upaya ini meliputi prasarana irigasi, air irigasi, manajemen irigasi, kelembagaan pengelolaan irigasi dan sumber daya manusia.Terkait prasarana irigasi, dibutuhkan suatu perencanaan yang baik, agar sistem irigasi yang dibangun merupakan irigasi yang efektif, efisien dan berkelanjutan, sesuai fungsinya mendukung produktivitas usaha tani.


Awak Media Rajawali News Meminta Tanggapan terkait Proyek Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang (PUPR) Kabupaten Kayong Utara (KKU) pada pembangunan Jaringan irigasi pintu klep buka kepada Bapak Jumadi selaku anggota tim investigasi DPC LAKI Kab. Ketapang Mengatakan Kami telah menemukan kegiatan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kab. Kayong Utara (KKU) yang beralamat di Desa Satai Lestari Kec. pulau Maya KKU. Adapun kegiatan tersebut mencakup 3 pembangunan pintu kelip atau irigasi yang berada di alamat tersebut yang bersumber dana DAK Kab. Kayong Utara sebesar Rp.3.620.471.000 tahun anggaran 2022.Pungkasnya



Lanjut, Bapak Jumadi Menambahkan Namun pekerjaan tersebut sudah mengalami kerusakan, salah satu ambruk dan bolong. Maka dari itu Jumadi anggota tim investigasi dari DPC LAKI Kab. Ketapang Kalimantan Barat menduga Dinas PUTR bidang SDA Kab. Kayong Utara (KKU) bekerjasama dengan pemilik CV. Cahya Griya Vianela, mereka diduga telah merugikan anggaran DAK Pemerintah Daerah Kab. Kayong Utara sebesar Rp.3.620.471.000.Pungkasnya
Harapan terakhir, Bapak Jumadi Mendesak kepada Inspektorat, Kejaksaan Negeri bagian Tindak pidana korupsi, Bupati dan Ketua DPRD komisi pembangunan agar bisa meninjau ulang pembangunan di Kab. Kayong Utara maupun timsus Polda Kalbar, Mabes Polri untuk segera mengungkap kasus korupsi yang menjamur di Kab. Kayong Utara (KKU),” Tutup Jumadi kepada Rajawali news pada hari Senin (27/03/23).
*##(tim Rajawali.002)


