Rabu, April 29, 2026
spot_img

PROYEK MANGKRAK DINAS PUPR KAB.MUARA ENIM TUTUP MATA. DIDUGA TRIMA UWANG SUWAP

Rajawalinews, Muara Enim Sumsel – ALI SOPYAN PIMPINAN UMUM MEDIA RAJAWALI NEWS .Menyoroti adanya anggaran Proyek pembangunan di wilayah Lubuk nipis di buat Bancakan gerombolan pejabat atau penjahat pasalnya proyek tersebut menjadi mangrak . Hal tersebut Team V Pemburu Fakta Rajawali mendesak pihak tipokor Polda dapat mengungkap kasus dugaan korupsi terkait anggaran proyek pembangunan tersebut.


Proyek mangkrak rakyat yang dirugikan oleh pihak gerombolan korupsi berjemaah , ironisnya tidak diketahui secara jelas asal-usul proyek yang bekerja di Desa Lubuk Nipis Kecamatan Panang Enim ini, karena hingga kini diduga tidak ada papan informasi yang menjelaskan asal-usul, anggaran, volume maupun pelaksana proyek tersebut, meskipun sudah bekerja.

” Tampak pekerjaan proyek seperti membuat spal dan gorong-gorong ! “

âš¡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Iklan Dalam Artikel
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang

Namun diduga pekerjaan siluman tersebut diduga sudah lebih dari satu bulan berhenti beraktivitas dan hingga hari ini masih belum ada kejelasan dan ditinggal begitu saja, alias mangkrak.

Yongki (30) salah satu masyarakat Desa Lubuk Nipis meminta kepada Bapak Bupati Muara Enim dan mendesak Dinas terkait kiranya dapat mengevaluasi dan menindak lanjuti keabsahan proyek tersebut.

Di lapangan, jalan aspal yang sudah diputus hanya dibuat jembatan darurat yang terbuat dari papan seadanya itupun hanya sebagian jalan saja, masyarakat pengguna jalan menjadi was-was melintas karena sebelumnya sudah ada 3 mobil yang terperosok di titik pekerjaan tersebut, tidak hanya itu mobil dengan muatan berat seperti mobil pengangkut bantuan beraspun tidak bisa melintas karena was-was jembatan ambruk.

Dengan demikian masyarakat merasa dirugikan dan mengeluh karena jalan tersebut adalah jalan satu-satunya jalan menuju Desa Lubuk Nipis.

Salah satu perwakilan dari BPD Desa Lubuk Nipis (To) juga geram atas hal ini, ” Laporkan saja kepada Bupati dan Dinas terkait, proyek ini sudah sebulan lebih terbengkalai, ” ujarnya.

Masyarakat inisial (N) juga mengatakan, sudah beberapa kali diposting di media sosial sebagai ungungkapkan kekesalannya terhadap pekerjaan tetsebut.

” Sudah sebulan lebih dioperasi namun obatnya tak kunjung datang, padahal ini adalah jalan satu-satunya menuju Desa Lubuk Nipis, ” tulisnya.

Masyarakat mempertanyakan :

  • Mengapa proyek ini belum diselesaikan, kapan seharusnya selesai ?
  • Jika proyek lanjutan dan atau proyek tambahan volume atas proyek Tembok Penahan TA2023 sebelumnya dimana papan informasinya ?
  • Dimana fungsi Pengawas dan PPK mengapa hanya diam ?

Permintaan masyarakat :

  • Mendesak Dinas terkait agar proyek tersebut segera diselesaikan !
  • Meminta kepada Bupati Muara Enim melalui Aparat Penegak Hukum segera memeriksa proyek tersebut dan juga proyek Tembok Penahan Tanah TA2023 jika ini proyek lanjutannya, karena diduga proyek TPT TA2023 yang selesai pada Januari 2024 lalu sarat penyimpangan !

Diharapkan kepada Bapak Bupati Muara Enim melalui instansi atau pihak yang berwenang untuk memeriksa bangunan tersebut, apakah sudah sesuai dengan RAB dan terealisasi dengan benar ataukah sarat penyimpangan.

Sementara itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang (PUPR) Muara Enim melalui PPK dan atau Pengawas mengatakan …..?

Red

âš¡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Iklan Setelah Konten
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
âš¡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan 1
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
- Advertisment -
âš¡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang

Most Popular

Iklan Sponsor
error: Content is protected !!