Kamis, April 16, 2026
spot_img

OTT KPK Guncang Tulungagung: Bupati Terseret, Pejabat Berbondong ke Polres — Aroma Skandal Menguat!

TULUNGAGUNG – Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengguncang Pemerintah Kabupaten Tulungagung. Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto secara tegas membenarkan adanya operasi senyap yang menyasar Bupati Tulungagung, Gatot Sunu Wibowo.
“Benar,” ujarnya singkat, memperkuat dugaan publik bahwa pusaran kasus ini bukan isu biasa.
Pantauan di lapangan menunjukkan situasi yang tidak lazim. Sejumlah pejabat penting Pemkab Tulungagung terlihat hilir mudik mendatangi Polres Tulungagung. Pergerakan mereka diduga kuat berkaitan langsung dengan operasi KPK yang tengah berlangsung.
Sumber terpercaya menyebutkan, KPK tidak hanya melakukan penindakan di lokasi, namun juga telah membawa beberapa pihak ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut. “Sudah ada yang dibawa ke Jakarta,” ungkap narasumber yang enggan disebutkan namanya.
Nama-nama pejabat yang terpantau mendatangi Polres pun bukan figur sembarangan. Di antaranya Pj Sekda Soeroto, Kabag Kesra Makrus Manan, Kabag Pemerintahan Arif Efendi, Kabag Umum Yulius, hingga Kabag Prokopim Aris. Selain itu, Kepala Satpol PP Hartono, Direktur RSUD dr Iskak Zuhrotul Aini, serta Kepala Dinas Kesehatan Desi Lusiana juga ikut terlihat dalam pusaran peristiwa ini.
Kehadiran para pejabat ini memunculkan spekulasi serius: apakah OTT ini terkait praktik korupsi berjamaah di lingkaran kekuasaan daerah?
Hingga berita ini diturunkan, KPK masih melakukan pendalaman dan belum merinci konstruksi perkara secara resmi. Namun pola yang terlihat—mulai dari pergerakan pejabat, konfirmasi KPK, hingga adanya pihak yang dibawa ke Jakarta—mengindikasikan bahwa kasus ini berpotensi besar menyeret lebih dari satu aktor.
Publik kini menanti transparansi KPK untuk membuka secara terang benderang skandal yang diduga mencederai kepercayaan masyarakat tersebut. Jika terbukti, ini akan menjadi satu lagi catatan kelam praktik korupsi di tingkat pemerintahan daerah yang selama ini kerap berulang.

(red)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments

error: Content is protected !!