BEKASI, Rajawali News– “Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun!” (Mazmur 133:1). Ayat ini menjadi fondasi yang bergetar hebat saat keluarga besar Punguan Parsahutaon Marsada Roha merayakan hari jadinya yang ke-7 pada 13 Maret 2026.
Perjalanan dari 13 Maret 2019 hingga hari ini bukanlah sekadar hitungan kalender, melainkan sebuah kesaksian iman tentang penyertaan Tuhan (Eben-Haezer) dalam sebuah komunitas sosial di tanah rantau.
Investigasi Iman: Satu Hati dalam Pelayanan
Dalam penelusuran rekam jejaknya, organisasi ini telah mengimplementasikan semangat Filipi 2:2—hendaklah kamu sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan. Marsada Roha membuktikan bahwa transparansi dalam pengelolaan kas punguan dan keterbukaan dalam pengambilan keputusan adalah bentuk integritas iman yang nyata.
Di tengah tantangan zaman yang sering kali memicu perpecahan, Marsada Roha justru menunjukkan ketahanan (resilience). Berdasarkan evaluasi perjalanan organisasi, kematangan ini lahir dari kesadaran bahwa organisasi bukan sekadar perkumpulan duniawi, melainkan wadah untuk saling memikul beban (Galatia 6:2) dalam suka maupun duka.
Garam dan Terang di Tengah Masyarakat
Menilik peran sosialnya, Punguan Marsada Roha tidak hanya eksklusif bagi anggotanya. Komitmen pengawasan sosial dan bantuan kemanusiaan yang dijalankan merupakan perwujudan dari panggilan untuk menjadi “Garam dan Terang” (Matius 5:13-14).
”Tujuh tahun ini adalah angka kesempurnaan dalam Alkitab. Kami bersyukur Tuhan menjaga hati kami tetap ‘Marsada’ (bersatu). Integritas dalam berorganisasi adalah bagian dari ibadah kami kepada Tuhan,” ujar salah satu tokoh pengurus dalam refleksi syukurnya.
Menatap Masa Depan: Tetap Setia dalam Perkara Kecil
Sesuai kode etik jurnalistik yang mengedepankan kebenaran, perayaan ini menjadi momentum evaluasi. Marsada Roha diingatkan untuk tetap “cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati” dalam menghadapi dinamika sosial ke depan.
Dengan semangat ketaatan, Punguan Parsahutaon Marsada Roha berkomitmen untuk terus bertumbuh, bukan hanya secara kuantitas anggota, tetapi secara kualitas iman dan dampak sosial bagi lingkungan sekitar.
Kiranya Tuhan Yesus memberkati perjalanan Punguan Marsada Roha ke tahun-tahun selanjutnya.
(Am)


