Selasa, April 21, 2026
spot_img

Diduga Kuat Kabupaten Sumenep sarang Mafia Tender Proyek,Terkait Pasar Anom Blok Sayur

Sumenep, Media Rajawali News,

SUMENEP, Media Rajawali News | Mencuatnya berita Pembangunan Pasar Anom Baru Blok Sayur rawan “Mafia Proyek”. Proyek Disperindag Kabupaten Sumenep dengan HPS 2,79 milyar ini berhasil direbut CV. Bayu Jaya Abadi dari empat pesaingnya. Meski tawarannya hanya turun 3%, semua pesaing tumbang dengan hasil evaluasi yang sama.

Sorotan dugaan Mafia Proyek lelang tender Ulang proyek Konstruksi di Sumenep tertuju pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Sebut saja proyek Pembangunan Pasar Anom Baru dan Pembangunan Gedung KIHT tahap 1. Kedua proyek ini dikontrakkan pada pelaksana dengan tawaran kurang dari 3% HPS.

Pasalnya, tender (pencarian mitra untuk sebuah proyek) pertama pada pembangunan Pasar Anom Blok Sayur Tahap I itu Menggerus Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Sumenep tahun 2021 itu awalnya muncul tiga peserta yang masuk tahapan evaluasi penawaran, pada  papan pengumuman di simtem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Sumenep

Harga kontrak yang mendekati HPS ini menjadi salah satu indikasi persekongkolan yang tertuang dalam Perka LKPP nomor 12 tahun 2021 bagian IV nomor 4.2.7 Evaluasi Dokumen Penawaran, bagian huruf (f). Entah sebuah kebetulan atau memang sudah diatur, kedua tender proyek ini sama-sama dibatalkan sebelum akhirnya diretender kembali.

Lebih parahnya lagi, meski dengan Bendera yang berbeda namun pelaksana proyek di lapangan ternyata orang yang sama. Hal ini terkonfirmasi oleh Neli, admin CV. Baryu Jaya Abadi melalui sambungan seluler. Kepada Awak Media, Neli membenarkan bahwa proyek Pasar Anom dikerjakan oleh Babur Rahman. Siapakah Babur Rahman ini ….??? Berita bersambung….. (Red)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments

error: Content is protected !!