Palembang, RajawaliNews.online
05/06/2026. Kasus pencurian kabel Penerangan Jalan Umum (PJU) kembali marak terjadi di Kota Palembang. Sejumlah titik strategis dilaporkan menjadi sasaran aksi pencurian dengan total kabel yang hilang mencapai lebih dari 1.000 meter.
Kepala UPTD Angkutan Massal dan PJU Dinas Perhubungan Kota Palembang, Hermansyah, SH, mengungkapkan bahwa aksi pencurian ini terjadi secara berulang di beberapa lokasi berbeda, seperti kawasan Gandus, Jalan Soekarno Hatta, Nurdin Panji, hingga Jalan Gubernur Bastari, khususnya di bawah jalur LRT.
“Di wilayah Gandus saja, kabel yang dicuri lebih dari 1.000 meter. Aksi ini dilakukan di beberapa titik atau spot berbeda,” ujarnya.
Selain di Gandus, pencurian juga terjadi di sejumlah ruas jalan utama lainnya. Di Jalan Soekarno Hatta dan kawasan Nurdin Panji, kabel PJU dilaporkan hilang dengan nilai kerugian masing-masing sekitar Rp 1 juta. Sementara di Jalan Gubernur Bastari, khususnya dari kawasan rotunda hingga Opi Mall, kasus serupa juga sering terjadi.
Secara total, kerugian akibat pencurian kabel di wilayah Gandus diperkirakan mencapai Rp7,5 juta. Kondisi ini menyebabkan sejumlah titik penerangan jalan menjadi padam, sehingga berpotensi membahayakan pengguna jalan.
“Akibatnya lampu jalan padam di beberapa titik rawan. Ini sangat mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat,” jelasnya.
Pihak Dishub Kota Palembang mengaku telah melakukan berbagai langkah pengamanan, termasuk meningkatkan patroli di lokasi-lokasi rawan.
Selain itu, kerja sama dengan pihak kepolisian juga terus dilakukan. Bahkan, sebelumnya sudah ada pelaku yang berhasil ditangkap, khususnya di area bawah jalur LRT.
Namun demikian, aksi pencurian masih terus berulang. Bahkan, kabel yang baru dipasang kerap kembali hilang dalam waktu kurang dari dua minggu.
“Kadang baru dipasang, belum sampai satu atau dua minggu, sudah hilang lagi,” tambah Hermansyah.
Untuk itu, pihaknya mengimbau masyarakat agar lebih peduli dan turut serta dalam pengawasan lingkungan. Warga diminta segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan, terutama pada malam hari, seperti orang yang berhenti dan mencoba menarik kabel di pinggir jalan.
“Kami harap masyarakat segera melapor ke pihak berwajib atau RT setempat jika melihat hal mencurigakan. Ini bukan kesalahan teknis, tetapi ulah oknum yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya.
Adapun empat titik utama yang dinilai paling rawan pencurian kabel PJU di Palembang saat ini adalah Gandus, Soekarno Hatta, Nurdin Panji, dan Gubernur Bastari.
Pemerintah berharap dengan peningkatan pengawasan serta peran aktif masyarakat, kasus pencurian kabel ini dapat ditekan sehingga penerangan jalan tetap optimal dan keamanan pengguna jalan tetap terjaga.Pungkasnya.
Harto.


