Labuhanbatu Rajawali News-
Diminta Kapala dinas pasar Rantau prapat Kabupaten Labuhanbatu Copot Jabatan yang tidak mampu menjalankan tugas. Bangunan pajak Gelugur – ,+ 50 M akibat Di duga ada jual Lapak. , banyak Meja dan Los tak berfungsi
Ketika Reporter Rajawali News TV melakukan pemantauan kepasar Gelugur Rantau prapat (pajak) pada hari Rabu tanggal 14 Agustus 2025 pukul 9.00wib , terlihat pajak Gelugur Menjadi Gudang Botot dan tempat pembuangan kotoran manusia .
pedagang yang ada dipajak Gelugur Rantau prapat Sangat – sangat resah akibat aturan pedagang tidak tertur.
Reporter Rajawali News-melakukan wawancara terhadap pedagang Pajak yang tidak mau di sebutkan namanya dengan mengatakan ,kami yang berdagang Di Blok A sampai blok D bagian Atas Sangat sangat resah di dalam peraturan Pajak ,karena pedang selalu membayar distribusi Pajak yang tiap hari dikutip ,sedangkan pembeli tidak ada, akibat dari pada itu pedangan pada turun semua Berjualan , malah ada yang di pinggir – pinggir pasar , Akibat dari itu Pembeli tidak ada lagi yang mau naik ke atas .
Bahkan akibat di Peraturan pedagang tidak di jalankan , menyebabkan anak anak pedagang bayak yang berhenti sekolahnya di sebakan Tidak ada lagi membeli Ungkapnya
Di tambahkan nya lagi ,” Diduga Ada jual tempat Dagangan (Lapak). Cetusnya
Masih kata dari Pedagang pajak Gelugur Rantau prapat Kabupaten Labuhanbatu,
Di minta kepada Ibu Bupati Labuhanbatu Dr Hj Maya Hasmita SpOg MKM agar segera memproses peraturan Pajak Gelugur untuk membuat ke tegasan terhadap Kepala Dinas pasar dalam peraturan terhadap pedagang ,agar Pajak Gelugur berpungsi semua kamar dan meja yang ada diPasar pajak Gelugur Rantau prapat. Mengakhiri Perkataan
Di tempat terpisah Reporter Rajawali News TV Menghubungi UPT dinaspasar pajak Gelugur Rantau prapat Kabupaten Labuhanbatu melalui seluler tentang peraturan terhadap pedagang yang ada dipajak Gelugur iya mengatakan saya lagi di luar ada tugas terhadap Reporter Rajawali News TV Labuhanbatu Daud Rinaldy Rangkuti ***


