Kalimantan Barat Ketapang ‘’ Rajawalinews.online ‘’
Wujud kontribusi Coach Addie Group dalam mensukseskan Program Masyarakat Merk Literasi Bisnis Digital dan Kampanye Produk Kearifan Lokal di Se-Kab Ketapang Kalimantan Barat (Kalbar), Coach Addie Group melalui Pasarketapang.com menggandeng PKBM di tiap desa di Se-Ketapang.

Coach Addie Group melalui unit pasarketapang.com akan berkolaborasi dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) untuk mengexplorasi produk baru berbasis kearifan lokal di tiap desa dengan harapan kolaborasi ini bisa meningkatkan literasi digital khususnya pemanfaatan Teknologi digital untuk peningkatkan ekonomi masyarakat Ketapang, selain itu hadirnya produk baru yang mungkin bisa dikembangkan untuk lebih diperbaiki dari desain produk, kemasan dan distribusinya.

Program “Gempita Sejuta Produk Asli Ketapang dan Merk Literasi Digital “ pertama kali akan dilaksanakan di Desa Sukabaru, Kecamatan Benua Kayong Kab. Ketapang melalui PKBM desa tersebut. Dalam hal ini Ketua PKBM Sukabaru Terampil, Heri Jamiko, S.Pd menyatakan akan menargetkan minimal 1000 peserta yang akan diikutkan dalam Brainstorming Produk Asli Ketapang khususnya berdasarkan bahan baku yang mungkin dikembangkan di desa tersebut, 1000 orang ini juga akan mendapatkan Pelatihan Dasar Wawasan Literasi Bisnis Digital bersama Coach Addie Group melalui pasarketapang.com
“Kami menjalin kerjasama dengan PT. Coach Addie Group khususnya dalam hal ini pasarketapang.com didasarkan pada Program Pemerintah Direktorat Kursus dan Pelatihan agar mengakses program pendidikan kecakapan wirausaha (PKW), Fokusnya pada Vokasi Digital Branding dan Marketing, “ Kata Heri Jatmiko, pada Media Rajawalinews (RN) Group. Selasa (25/04/22).

Adi Supriadi, MM, akrab disapa Coach Addie, Founder pasarketapang.com dan CEO PT. Coach Addie Group memaparkan.’’ fokus program ini ke Desa/Kelurahan di 3 Kecamatan yaitu Benua Kayong, Matan Hilir Selatan (MHS) dan Kecamatan Kendawangan.
“Program ini kita luncurkan dengan 2 tujuan, hadirnya produk asli yang baru dari tiap desa, sehingga masyarakat desa bisa mengembangkan ‘bakat Individual.’’ Tujuan kedua untuk mengembangkan wawasan literasi digital, khususnya untuk Ekonomi dan Bisnis, jalur Berkolaborasi sejauh ini bersama Media Sosial khususnya sebagai penyambung arus atas dan bawah.’’ Asumsi jangan dijadikan alat untuk beredarnya isu yang belum produktif, seperti Hoax dll “ Ujar Adi Supriadi dengan nada keseriusannya.
Terpisah disampaikan.’’ Wida Mantolo, Manajer Operasional pasarketapang.com didamping Habibunnazah,” untuk menunjang animo masyarakat, program ini akan diselenggarakan secara gratis dan waktunya tidak panjang dalam sekali pertemuan, kemudian yang aktif akan mendapatkan doorprize dari pasarketapang.com.
“Saya tim pasarketapang.com menyambut ide dari founder, demikian banyak masyarakat akan menggunakan fasilitas gratis dari pasarketapang.com untuk kemajuan ekonomi dan bisnis mereka, khususnya produk-produk UMKM “ Celetuknya Wanita yang juga pelaku UMKM di Ketapang ini menambahkan.
Dalam program literasi ekonomi dan bisnis Digital, Wida Mantolo mengatakan.’’ materi dari Adi Supriadi, yang datang langsung dari Kota Bandung. Pria kelahiran Ketapang Kalbar yang selalu setia memantau perkembangan pemberitaan dari Jejaring Sosial di Media Online, Cetak dan Media Massa ikwal seputaran pemberitaan tanah Air se-Kalimantan dari Kediamannya di Kota Bandung saat ini.
“Kita akan mulai tahun 2022 ini, Insyaa Allah Bulan Juni 2022 Saya akan datang bersama Tim Peneliti Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk Melatih Perajin Anyaman Pandan dan Sulam Tali Program tahun Kedua, Kali ini mengenai Teknologi Pengolahan dan Pewarnaan yang akan dibawakan langsung Pakar dari ITB Bandung yang berpengalaman dengan Perajin di Kabupaten Banjar Jawa Barat, selain itu juga membuka jaringan Pemasaran produk kerajinan Di Kota Bandung dan Jakarta serta program dengan PKBM kita maksimalkan ke tingkat Nasional.
Sebagai Informasi, Pemerintah Kabupaten Ketapang telah menandatangani Kerjasama dengan Universitas Ternama Indonesia di Kota Bandung, Institut Teknologi Bandung, MoU ditandatangani langsung Bupati Ketapang dan Rektor ITB Bandung. timpalnya Adi Supriadi pada Awak Media RN (25/04/2022).
(Yan)


