Purwakarta, Rajawalinews – Terkait Vidio yang di Upload di medsos Facebook (fb) batahan seorang PLT Desa Pasir Mujul Dadan, Terkait pemotongan bansos sembako BPNT bahwa menurutnya berita yang di beritakan media Rajawali sriwijaya,itu tidak benar dan Hoax.

Malah sebaliknya Dadan Menuduh bahwa wartawan tersebut menelpon dan meminta uang 25jt itu tindakan pemerasan terhadap diriya”ucap,,Dadan di vidio tersebut
Setelah dikonfirmasi (10/08) Davit sanjaya menyangkal bawa dia tidak merasa memeras dan meminta uang sebesar 25jt bahkan saya di datangi babinsa ke rumah mejebatani dan mau memberikan uang sebesar 2jt saya tidak Terima”. Pungkasnya.
Tetapi malah nama saya,nama media di sebut sebut dan di upload di Facebook itu satu tindakan yang salah mencemarkan,mempitnah,nama baik”Saya,,Dan Media Rajawali news Maka dari itu saya melaporkan kejadian ini ke polres purwakarta.
Terkait informasi pemberitaan di atas ketua IWO Indonesia akan menindaklanjutinya, jika memang memungkinkan akan melaporkan kepada pihak berwajib. (Red)


