Selasa, Mei 26, 2026
spot_img

Aktivis : Kinerja Satgas Covid-19 Dan Puskesmas Lemahduhur Jangan Plonga Plongo Alias Lemot”

Aktivis : Satgas Covid-19 Dan Puskesmas Lemahduhur Harus Cepat Tanggap Terima Aduan Warga, Jangan Plonga Plongo.

KARAWANG- Media Rajawalinews.online

Adanya kasus dicampakkanya lansia bernama Sair (77), warga Desa Dayeuhluhur Tempuran Karawang yang lemas dan tidak mau makan setelah divaksin Covid-19 harus menjadi perhatian bersama terutama dari Satgas Covid-19 baik itu di level desa, kecamatan hingga kabupaten.

âš¡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Iklan Dalam Artikel
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang

Pasalnya menurut Aktivis Karawang, A. Tatang Suryadi kejadian dicampakkannya oleh Satgas Covid-19 dari berbagai level dan Puskesmas Lemahduhur harus menjadi cambuk. Kata Tatang ini menjadi bukti buruknya krinerja Satgas Covid-19 dan Puskesmas Lemahduhur.

“Ayo kalian yang ikut serta dalam Satgas Covid-19 dan juga Puskesmas Lemahduhur jangan banyak alasan kalian melayani rakyat. Satu bulan rakyat kalian atas nama Sair sakit akibat divaksin Covid-19 tidak ditangani bahkan hingga satu bulan lamanya apakah itu bukan planga plongo?” ucap Tatang, Senin (19/7).

Buktinya kinerja planga plongo Satgas Covid-19 dan Puskesmas Lemahduhur ketika Sair diberitakan melalui media dan viral, baru ditangani, baru diobati. “Selama ini kalian kemana Satgas Covid-19 dan Puskesmas Tempuran, itu nyawa orang. Saya bukan menyalahkan vaksinnya, tapi cara kerja kalian yang planga plongo, harus diberitakan dulu baru ditangani, ini kan ngaco,” ucapnya.

Tatang juga menegaskan jika pihak Satgas Covid-19 dan Puskesmas Lemahduhur terus beralibi dan berkilah melalui media lain, ia pastikan akan membongkar aib kinerja. Menurutnya tidak sedikit di Tempuran orang sudah divaksin Covid-19 malah meninggal.

“Sekali lagi bukan saya menyalahkan vaksinnya tapi kinerja Satgas Covid-19 dan Puskesmas Lemahduhur,” ucapnya.

“Kan kalau saya bongkar semua kinerja mereka yang malu pasti pemerintah juga. Sekali lagi saya ingatkan semakin kalian berkilah, semuanya bakal saya bongkar sedetil-detilnya,” ujarnya.

Menurut Tatang, instruksi Pemerintah Jokowi sudah jelas dan baik dalam vaksinasi Covid-19 namun sayang sekali jajaran dibawahnya seringkali lalai ataupun sengaja melalaikan perintah Panglima Tertinggi. “Jangan sampai kalian ditagih janji di akhirat akibat cara kerja kalian yang buruk. Ingat pimpinan kalian adalah Panglima Tertinggi Presiden Jokowi, kalian hanya pelaksana dan kerja yang benar,” pungkasnya.

Perlu diketahui Sair (77) warga Desa Dayeuhluhur Tempuran mengalami lemas dan tidak mau makan pasca divaksin Covid-19. Usai diberitkan barulah Tim Satgas Covid-19, TNI, Polri dan Puskesmas Lemahduhur kebakaran jenggot dan langsung melakukan pengobatan di bidan Desa Dayeuhluhur. (SS/red)

âš¡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Iklan Setelah Konten
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
âš¡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan 1
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
- Advertisment -
âš¡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang

Most Popular

âš¡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan Bawah
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
error: Content is protected !!