Bekasi, Rajawali News Online
Lagi lagi fkmpb sebagai forum masyarakat kali ini lebih lantang lagi dalam menyuarakan aspirasi masyarakat, dan mencoba untuk meminta berkomunikasi secara langsung oleh PJ.Bupati yg akan di suratinya.
Ada beberapa point yg ingin disampaikan oleh Eko setiawan selaku ktua FKMPB dan rekan, salah satunya terkait sistem ketenaga kerjaan yg blm tersalurkan padahal PJ.Bupati pernah membuat satgas ketenaga kerjaan.
Proses pelaksanaan pasar cikarang dan cibutung,dimana adendum yg dilaksanakan terlambat,lalu mengapa tidak mlakukan peneguran terhadap dinas pasar yg memang membawahinya???
Sebagai pemimpin pasti punya jajaran di SKPD ,kenapa lambat dan selalu lambat??
Bisa bekerja tidak??
Di sinilah sikzp seorang pemimpin kami sebagai masyarakat mnilai tak mampu bekerja ataw tak memahami??
Berarti PJ.Bupati memilih kpala dinas asal”an tanpa memahami bidang dan keahlianya??
Mur 10 baut 12.
Belum lg masalah panitia lelang parkir,gmn kerjaannya masa panitia berganti sampai 3 kali tetapi belum juga terlaksana lelang nya??
Gonta ganti 3. Dalam setaun??
Gila tp tak terealisasi,sengaja buang anggaran ataw memang tak mampu bekerja???
Ujar Ekk setiawan mluangkan kecewa terhadap kinerja pejabat di kabupaten bekasi ini.
Jangan sampai KKN pak PJ,orang orang yg dekat bpk di jadikan kpala di lahan basah dan yg kering buat yg tak dekat dengan bpk,ini bkn rahasia kami tau kami mengerti dan kami paham.
Kami tak memegang bukti tp kami masyarakat bekasi juga bukan orang bodo yg selamanya kabupaten bekasi harusnya sudah makmur dan sejahtera,faktanya keleleran para pengangguran.
Anehnya bnyk yayasan outsorshing tetapi justru mempekerjakan orang” dari luar daerah,knp pemimpin bisa tak tau?
Apakah laporan investigasi tak ada yg sampai??
Lalu apa pekerjaan jajaran SKPD di bawah kepemimpinan pak PJ.Bupati?
Ujar eko setiawan mencoba membuka permasalahan yg ada di wilayah kabupaten bekasi selama ini.
Terkait masalah pasar induk cibitung,dengan situasi yg ada saat ini,keterlambatan pembangunan infrastruktur yg ada jelas merugikan masyarakat pedagang,dengan adendum yg di buat apa jaminannya pasar induk cibitung rampung tepat sasaran?
Tidskkah di lihat dampaknya??
Harusnya sebagai pemimpin harus lebih tegas lugas dan arif bijaksana,mlakukan kembali evaluasi,kesalahan kontraktor ataw dinas yg tak mampu bekerja???
Dalam hal ini Eko setiawan membuka semua permasalahan yg jelas merugikan masyarakat dan tak adz nyz keberpihakan terhsdap masyarakat kecuali mencari kambing hitam dan para pejabat penikmatnya dari kekisruhan yg ada.
Ucap eko setiawan.
Jujur sebagai masyarakat kabupaten kami malu dengan banyaknya para pejabat yg terssngkut masalah korupsi dll.
Apakah di bawah kepemimpinan bpk PJ.Bupati Dani Ramdan kabupaten bekasi menjadi sarang para koruptor??
Sehingga banyaknya para pejabat yg terperiksa dan menjadi tersangka??
Mreka pilihan bpk kan sebagai pembantu bpk menjabat kepala dinas??
Dimana rasa tanggung jawab bpk PJ.terhadap orang” pilihan yg membantu bpk???
Belum lagi kami bongkar terkait RSUD kabupaten bekasi yg jelas data buktinya ada pada kami,2x pergantian panitia lelang parkir tapi sampai saat ini belum juga terealisasi pengelola yg baru.
Bagaimana hasil 5 thn kmaren yg tanpa proses???
Untuk menjawab semua pertanyaan dan solusinya kami berharap,bpk PJ.Bupati menerima audiensi yg kami mohonkan,untuk pembahasan kabupaten bekasi lebih baik dan masyarakat sejahtera di bawah kepemimpinan bpk.Pj.Bupati,ujar eko mnutup pembicaraannya.
***Ali Sopyan


