Kamis, April 23, 2026
spot_img

“Turun Dulu Kelapangan Lihat Jangan Hanya Duduk Dikantor” Panglima TNI Tolak Rekomendasi Komnas HAM

“Turun Dulu Kelapangan Lihat Jangan Hanya Duduk Dikantor” Panglima TNI Tolak Rekomendasi Komnas HAM

 

⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Iklan Dalam Artikel
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang

Keluarnya rekomendasi lembaga Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) 09-11-2025 yang meminta penarikan bertahap pasukan TNI dari wilayah konflik di Papua membuat panas Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan dengan tegas menolak usulan tersebut karena permintaan Komnas HAM tidak berdasar sedangkan kondisi di lapangan masih jauh dari aman.

Menurut Panglima TNI Jendral Agus Subiyanto kehadiran pasukan menjadi elemn penting untuk memberikan rasa aman dan menjaga daya tangkal negara diwilayah timur.

Kalau Komnas HAM ingin bicara soal hak asasi, turun dulu ke lapangan, lihat bagaimana warga dibantai tanpa ampun. Anak-anak kehilangan orang tua, rumah dibakar, petani ditembak hanya karena dianggap ‘bukan dari pihak mereka. Jangan hanya duduk di kantor dan mengeluarkan rekomendasi yang tidak tahu kondisi sebenarnya,” ujarnya dengan suara lantang”.

“Kalau Komnas HAM mau bicara HAM, silakan datang dan saksikan sendiri penderitaan rakyat di sana. Jangan hanya mendengar sepihak. Kami siap dampingi mereka keliling kampung-kampung yang jadi korban kekerasan KKB,”ujarnya”.

Berdasarkan laporan aparat dan kesaksian warga, aksi kekerasan KKB dalam beberapa bulan terakhir meningkat tajam. Mereka menyerang warga sipil, membakar fasilitas umum, serta menembaki aparat keamanan yang berusaha mengevakuasi masyarakat dari daerah konflik.Banyak warga mengaku hidup dalam ketakutan dan justru berharap TNI tetap bertahan di wilayah mereka.

 

Red.

⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Iklan Setelah Konten
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan 1
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
- Advertisment -
⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang

Most Popular

Iklan Sponsor
error: Content is protected !!