Kalimantan Barat Sukadana KKU ‘’ Rajawalinews.online ‘’
Indonesia sudah merdeka ± 77 tahun lamanya, namun bagi warga Transmigrasi Sp.3 Dusun Kepuyu Desa Tanjung Satai Kecamatan Pulau Maya Kabupaten Kayong Utara (KKU)-Sukadana Kalimantan Barat (Kalbar), belum merasakan dan menikmati yang namanya kemerdekaan. Ikwalnya, sampai saat ini zaman teknologi maju belum juga mendapatkan perhatian maupun penerangan listrik masuk Desa,” katanya warga Transmigrasi Lalu Muhammad Habib pada Rajawalinews (RN) Group Kamis (19/05/22).

Transmigrasi terletak di daerah terpencil, bila ke Desa Tanjung Satai dengan menggunakan akses sektoral transpotasi laut untuk menyeberang ke pulau dari KKU dan masih harus berjalan ke Transmigrasi ± 5 Km dari pelabuhan Tanjung Satai. Transmigrasi di huni 200 Kepala Keluarga (KK) dengan latar belakang penduduk mayoritas sebagai petani.
Sudah 7 tahun lamanya listrik di Transmigrasi belum kunjung masuk ke Desa. Pada beberapa tahun yang lalu kami pernah mendapatkan bantuan panel surya dari Pemerintah Daerah (Pemda) dan ada juga beberapa warga yang menggunakan genset pribadi bagi yang mampu.”paparnya .

Kita mengharapkan agar Pemda KKU bisa memberikan secuil bercak harapan untuk menganggarkan penerangan di Transmigrasi Pulau Maya Tanjung Satai ini, kami sudah 7 tahun merasakan kegelapan, bila listrik masuk Desa (LMD) anak-anak bisa belajar siang dan malam hari.”ungkap penuh harap warga transmigrasi yang terisolir.
Kira sudinya Pemda dan PLN bisa segera memasukan listrik ke SP.3 Transmigrasi Desa Tanjung Satai Kec. Pulau Maya KKU. Dengan pertumbuhan inkam perekonomian yang tumbuh pesat, kami selalu menanti serta mengharapan LMD,” tandasnya Lalu Muhammad Habib. *## (Misran-Yan)


