Kamis, April 30, 2026
spot_img

TIKUS – TIKUS BANGSAT : dugaan maladministrasi atau korupsi dalam pengelolaan keuangan daerah yang melibatkan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKD).

Poin-Poin Kritis yang Disoroti dalam Pernyataan Rajawali News & TRP

Pihak yang Menyoroti ALI SOFIAN (Pimpinan Rajawali News Rambonews & Penasehat TRP)
Pihak yang Dituduh BPKD (Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah) PENDAPATAN TRANSFER PENURUNAN (Rp 357.2 M) Angka turun (seharusnya negatif) dicatat sebagai ‘Bertambah’ (positif).

Dampak Finansial Misteri hilangnya atau salah hitungnya Rp 357 Miliar (DRAF RESMI BPK)

âš¡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Iklan Dalam Artikel
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang

+164% dan perubahan Rp 122 M Rp 0, serta -25% digambarkan sebagai kesalahan fatal dan manipulasi.

“Kesalahan Fatal BPKD yang menggarong uang rakyat” dan “bukan draf anggaran, ini soal matematika gagal!”
Tindakan Lanjut Akan mengawal, memberantas korupsi, dan membawa masalah ini ke ranah Hukum yang berlaku.

Pesan Utama yang Disampaikan (Menurut Balon Pikiran)
Pesan kritis yang disampaikan adalah bahwa kesalahan fatal yang melibatkan miliaran rupiah ini mungkin berasal dari kesalahan input sederhana (lupa tanda minus) yang menunjukkan adanya kegagalan audit internal dan akuntabilitas yang sangat rendah di tubuh BPKD. Namun, pesan utamanya adalah kegagalan ini dianggap sebagai upaya “menggarong” uang rakyat yang harus ditindaklanjuti secara hukum.

Ini adalah pernyataan publik yang sangat tajam dan menuntut transparansi serta tindakan hukum.

Tim Redaksi Prima

âš¡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Iklan Setelah Konten
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
âš¡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan 1
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
- Advertisment -
âš¡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang

Most Popular

Iklan Sponsor
error: Content is protected !!