Selasa, April 21, 2026
spot_img

sosialisasi program kredit usaha rakyat (kur)

Palembang, Media Rajawali News


Pada tahun 2022, Pemerintah memberikan dukungan akses pembiayaan untuk UMKM melalui program KUR dengan target sebesar Rp 373,17 triliun, dan saat ini realisasi penyaluran KUR s.d 14 Desember 2022 telah mencapai Rp. 345,55 triliun atau sebesar prosentase 92,60% dengan total debitur sejumlah 7.209.944 pelaku usaha. Dalam rangka percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional, Pemerintah memberikan relaksasi dan stimulus tambahan subsidi bunga KUR sebesar 3% sampai dengan 31 Desember 2022 (sehingga suku bunga KUR berkurang dari 6% menjadi 3%).

Adapun total Penyaluran KUR tahun 2022 di Provinsi Sumatera Selatan saat ini sampai dengan 14 Desember 2022 berdasarkan data Sistem Informasi Kredit Program (SIKP) sebesar Rp.10,495 Triliun yang dialokasikan kepada 173.361 debitur dengan rincian sebagai berikut:
a. KUR Super Mikro sebesar Rp. 144,37 milyar kepada 15.047 debitur;
b. KUR Mikro sebesar Rp. 6,072 Triliun kepada 139.692 debitur;
c. KUR Kecil/khusus sebesar Rp. 4,276 Triliun kepada 18.548 debitur;
d. KUR Penempatan PMI sebesar Rp. 740 juta kepada 74 debitur.
Hadirin yang berbahagia.

Dalam rangka percepatan penyaluran KUR dan upaya pemulihan ekonomi nasional khususnya bagi pelaku UMKM, Kementerian Koperasi dan UKM menginisiasi dan mendorong penyaluran KUR melalui skema KUR khusus yang ditujukan untuk kelompok usaha masyarakat atau klaster yang diperuntukkan bagi koperasi dan kelompok UMKM, dalam hal ini melibatkan agregator/offtaker dan avalist di berbagai sektor antara lain : pertanian, peternakan, perikanan, furniture, souvenir, handicraft, fashion dan pariwisata dengan target penerima KUR berbasis klaster prioritas yang telah ditetapkan oleh Pemerintah.

Sebagai salah satu upaya untuk mempercepat penyaluran KUR, maka perlu adanya inovasi pembiayaan bagi UMKM melalui skema kelompok usaha, baik dalam wadah koperasi maupun kelompok klaster UMKM sebagai bentuk percepatan pendistribusian insentif pemerintah dalam upaya pemulihan ekonomi nasional.

Pada kesempatan ini, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah Provinsi Sumatera Selatan, beserta stakeholder lainnya yang telah berupaya dalam mendukung pelaksanaan program KUR dan berkomitmen untuk terus mengembangkan dan memberdayakan UMKM melalui akses penyaluran pembiayaan KUR Klaster dalam rangka pemulihan ekonomi nasional. Potensi besarnya penyaluran KUR ini tentunya akan bermanfaat dan memberikan dampak positif yang dapat dirasakan oleh seluruh Pelaku Usaha Mikro di Provinsi Sumatera Selatan.

Kami mengharapkan semua pihak yang terlibat dalam penyaluran KUR dapat berperan aktif dan bersinergi untuk percepatan program KUR tersebut, antara lain:
a. Dinas Koperasi dan UKM Provinsi/Kab/Kota:
menyiapkan calon debitur yang potensial untuk mengakses KUR;
mengupload calon debitur tersebut ke SIKP agar dapat diakses oleh Penyalur KUR;
melakukan pembinaan dan pendampingan kepada UMKM untuk mengakses KUR maupun pasca menerima KUR;
melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan KUR di wilayahnya.
b. Penyalur KUR diharapkan dapat berkomitmen untuk mencapai target dalam penyaluran KUR dengan berkoordinasi dengan Dinas Koperasi dan UKM setempat untuk mempercepat penyaluran KUR.
c. Pihak Penjamin KUR diharapkan dapat membantu UMKM dalam hal keterbatasan agunan yang dimiliki oleh UMKM.

Demikian yang dapat saya sampaikan, saya mengucapkan selamat dan memberikan penghargaan kepada para peserta yang telah hadir, dan semoga semua peserta dengan setia mengikuti acara ini sampai selesai. Kami berharap kegiatan sosialisasi ini dapat memberi manfaat yang besar bagi para pelaku usaha mikro di Provinsi/Kabupaten dan Kota Sumatera Selatan.pungkasnya ibu irene swa suryani asisten deputi pembiayaan usaha mikro deputi bidang usaha mikro kementrian koperasi dan ukm

(Harto)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments

error: Content is protected !!