Rusak Citra Pers : Tidak Dikasih Uang, Oknum Wartawan Rusak Nama Baik Yayang Pahrudin
KARAWANG – Media Rajawalinews.online
Wartawan adalah salah satu Profesi mulia karena karena tugasnya membantu masyarakat luas agar tahu informasi yang tengah terjadi diluar jangkauannya, berdasar dari temuan dengan Narasumber yang jelas kemudian dikemas dan dihimpun jadi berita dan disuguhkan pada masyarakat.
Namun apa yang terjadi jika ada Oknum Wartawan yang membuat berita asal-asalan dan bahkan sampai merusak nama baik seseorang hanya karena tidak dikasih uang.
Bejat, itulah kata yang pantas dilontarkan pada Oknum wartawan yang berbuat demikian, merusak Citra Pers dan patut dijerat hukum agar kapok dan tidak melukai hati para insan pers yang lain.
Diduga Halimi beserta rekannya telah melukai seluruh insan pers karena telah membuat berita dengan menjelek-jelekan seseorang hanya karena tidak dikasih uang.
Diketahui Orang dengan inisial YP telah diberitakan miring oleh Oknum Wartawan “Halimi Cs” hanya karena tidak dikasih uang yang sesuai dengan permintaannya.
“Nawar atuh, biasana gope oge,” ujar YP ketika dimintai uang oleh Epeng rekan kerja Halimi.
“Iraha profil gope (sejak kapan berita profil harganya 500 ribu),” jawab Epeng.
Kemudian diduga Epeng rekannya Halimi ikut mengojok-ngojok Halimi agar meminta uang lebih lagi pada YP.
“Emang aya kewajiban ka kantor profilmah. Ulah dua beungkeut atuh (2 juta),” ujar Epeng.
“Pasti dibere si Halimi ku saya soalnya pasti ngudag ngudag si halimi,” keluh YP.
Berita ini jelas telah menyakiti Insan Pers yang lain dan patut dibawa keranah hukum agar menjadi pelajaran untuk insan Pers yang lain.
Pewarta adalah kokinya media, kalau masakannya atau berita yang disuguhkannya dicampur dengan racun, maka malah petakalah baginya.
Mudah-mudahan dengan adanya kejadian ini menjadi suatu pembelajaran bagi insan Pers lainnya agar lebih profesional lagi dalam menyuguhkan berita pada masyarakat.


