Jumat, Maret 13, 2026
spot_img

RP.12.218.282.689 ASET NEGARA PERALATAN KEDOKTERAN DAN KESEHATAN RUMKIT MUARA ENIM THN 2022 HILANG DITELAN BUMI DIDUGA DINKES MAIN HATI

RP.12.218.282.689 ASET NEGARA PERALATAN KEDOKTERAN DAN KESEHATAN RUMKIT MUARA ENIM THN 2022 HILANG DITELAN BUMI DIDUGA DINKES MAIN HATI

Peralatan dokter dan kesehatan bermanfaat besar bagi masyarakat, mulai dari mempercepat dan mengakuratkan diagnosis penyakit hingga membantu pengobatan yang lebih efektif. Alat-alat ini juga sangat krusial dalam pencegahan penyakit, pemantauan kondisi kesehatan secara rutin, dan penyelamatan nyawa di situasi darurat. Selain itu, keberadaan alat ini memfasilitasi penanganan awal di rumah dan meningkatkan kualitas hidup pasien, terutama yang memiliki kondisi kronis.

Menjaga peralatan kesehatan agar tidak hilang dapat dilakukan dengan beberapa strategi utama, seperti sistem pelacakan aset, pengelolaan inventaris yang ketat, dan keamanan fisik.Ironisnya Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) tahun 2022 Dinas Kesehatan Kabupaten Muara Enim terindikasi kehilangan Aset Berupa Peralatan dan Mesin Aset yang sampai saat ini belum diketahui keberadaannya.Total nilai kerugian dari kehilangan berbagai jenis Peralatan Kedokteran mencapai Rp 12.218.282.689,00 (Dua belas miliar dua ratus delapan belas juta dua ratus delapan puluh dua ribu enam ratus delapan puluh sembilan Rupiah).

Diharapkan kepada Pihak berwenang untuk segera menindaklanjuti temuan ini dan melakukan investigasi agar mengetahui penyebab hilangnya aset-aset berupa peralatan kedokteran.

Ali sopyan selaku Pimpinan Umum Media Rajawalinews.online /Devisi Pengawasan dan Penindakan DPP WRC PAN RI dalam hal ini angkat bicara dengan adanya Laporam Hasil Pemeriksaan (LHP) ditahun 2022 mengenai indikasi kerugian negara didalam Dinas Kesehatan Muara Enim Sumatera Selatan yang yang berupa indikasi kehilangan jenis peralatan kedokteran dan kesehatan maka kami selaku Awak Media akan terus mengawasi perkembangan kasus ini, Kami berharap kepada Dinas terkait untuk lebih mendalami dan menindak kasus ini sampai tuntas agar kerugian negara yang bernilai kurang lebih dua belas miliar ini terungkap siapa dalang dibalik semua ini, “tegasnya”.

 

Red.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments

error: Content is protected !!