Sabtu, Mei 9, 2026
spot_img

PROYEK PINTU KELIP DI TENGAH HUTAN , STRATEGI UNTUK RAMPOK UANG NEGARA

Kalimantan Barat Sukadana-KKU ” Rajawalinews.online”

Temuan proyek pintu kelip di dalam hutan rimba yang tak ada penduduknya, bagaimana awal cerita perencanaanya, apakah untuk pertanian atau untuk perkebunan pekerjaan proyek pintu kelip yang dianggarkan Dinas Pertanian Peternakan dan Perkebunan (Distanakbun) Kabupaten Kayong Utara (KKU) Kalimantan Barat (Kalbar), saat ini pintu kelip tersebut dalam keadaan sudah pada hancur lebur sehingga tak ada daun pintunya lagi dan tiang atapnya sudah rusak.

Ironisnya tahun 2022 ini mau diangarkan lagi proyek pintu air yang konon katanya sebuah proyek kepentingan tak jelas di Dusun Limau Manis Desa Satai Lestari Kecamatan Pulau Maya KKU, akan diletakkan di mana lagi bangunan proyek yang menghabiskan dana milyaran dan tak ada fungsinya.

⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Iklan Dalam Artikel
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
Dok. Pintu kelip terbengkalai dan proyek asal-asalan.

Apakah proyek bangunan ini untuk menghabiskan uang Negara dan untuk mengambil keuntungan untuk kepentingan pribadi atau kelompok dengan proyek yang tak ada azas manfaatnya buat masyarakat Desa Satai Lestari, malah setiap tahun Daerah ini kebanjiran. Akibat tanggul maupun pintu kelip dikerjakan dengan asal-asalan dan tidak tepat guna serta tidak tepat sasaran, proyek dilaksanakan gitu-gitu saja tidak ada sosialisasi bersama warga masyarakat setempat.

Yang mana perencanaan dan pelaksanaan proyek pintu kelip di Dusun Limau Manis Desa Satai Lestari disinyalir proyek dan pengadaan satuan barang/jasa bersifat proyek pengakal dan proyek maling uang Negara digunakan untuk mengeruk keuntungan mengisi kocek pribadi.

Dok. Proyek Pintu Kelip tak ada fungsi dan manfaatnya yang akan dianggarkan lagi pada tahun 2022.

Proyek kebijakan Pokir atau APBD alasan untuk pembahasan dan alasan untuk menganggarkan proyek pintu kelip untuk keuntungan Prinsip pengarahan proyek yang disinyalir terindikasi proyek Korupsi berjema’ah.

Tim Rajawalinews (RN) saat ini telah menghimpun data-data permulaan untuk sebuah bahan laporan lebih lanjut. ***(Yan-Misran)

⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Iklan Setelah Konten
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan 1
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
- Advertisment -
⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang

Most Popular

Iklan Sponsor
error: Content is protected !!