Sabtu, April 25, 2026
spot_img

Program Sanitasi Pedesaan Padat Karya Desa Karang Rahayu Kecamatan Karang Bahagia, Penerima Mengeluh Gunakan Uang Pribadi Untuk Pembeliaan Semen

Program Sanitasi Pedesaan Padat Karya Desa Karang Rahayu Kecamatan Karang Bahagia Penerima mengeluh keluar uang pribadi untuk pembeliaan semen.


Kabupaten Bekasi|| Media Rajawalinews.online

Pemerintah Propinsi Jawa Barat dalam hal ini PUPR telah menggelontorkan atau mengeluarkan anggaran Proyek SANDES ( Sanitasi Pedesaan Padat Karya) tahun 2021 yang dapat Desa Karang Rahayu Kecamatan Karang Bahagi Kabupaten Bekasi mendapatkan sebanyak 41 titik proyek WC untuk masyarakat Desa Karang Rahayu Kecamatan Karang Bahagia Kabupaten Bekasi khususnya, sabtu 14/8 2021.

âš¡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Iklan Dalam Artikel
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang

Hasil survay awak madia Rajawali news ke lokasi kiranya terasa janggal di lokasi Proyek di kp Pelaukan Rt02/02 Desa Karang Rahayu tersebut tidak adanya papan informasi atau papan kegiatan Proyek tersebut, padahal setiap kegiata yang namanya anggaran yang bersumbernya dari pemerintah harus di pasang papan Informasi tersebut sebab tertera di undang undang KIP ( Komisi Informasi Publik no 14 tahun 2008 terkait keterbukaan Informasi Publik terhadap Masyarakat.

Pitri sebagai penyedia lahan membeberkan terkait Proyek WC yang berada di lahan nya pertama Pitri suaminya Hasan di suruh ngagali sepiteng atas perintah yang namanya Nyai Rahma, kata Pitri bukannya sudah ada tukangnya Bu kemudian Nyai Rahma berkata bukannya terima kasih dah di kasih WC juga cuma ngagali aja , Hasan itu ngagali WC cuma cuma tidak dapat gajji bahkan Pitri mencoba untuk minta beli kopi aja ke pada Nyai Rahma apa jawabannya beli aja sendiri ucapnya.
Dan Pitri menambahkan saya di suruh beli semen sendiri 2 sak mau ga mau saya pada patungan untuk beli semen tersebut aga pembuatan WC bisa lanjut ,” tutupnya.

Sarbat Samsudin yang lebih akrab lagi di panggil bang Jiih sebagai tokoh pemuda Desa Karang Rahayu mengatakan, bahwa Proyek WC ini adalah merupakan anggaran dari pemerintah Propinsi Jawa Barat dalam hal ini PUPR Propinsi Jawa Barat sudah barang tentu harus transparan terkait anggara atau Dana yg di gelontorkan oleh pemerintah berapa sih per titik nya untuk pembangunan Proyek WC tersebut itu harus tertera atau terpasang papan Informasi kata Sarbat.

Masih lanjut Sarbat Samsudin yang di kenal panggilannya bang Jiih tetsebut memaparkan kalau terkait anggaran sudah pasti barang tentu di papan Informasi tertera berapa pagu anggarannya, ini mana ga ada yang namanya papan Proyek kegiatan dan info Dananya berapa yang di serap. Seolah olah Proyek Siluman yang ga ada namanya supaya masyarakat tidak boleh tahu berapa anggaran tersebut, proyek dari mana sumbernya harus transparan keterbukaan Informasi Publik tandas seharusnya.

Harapan Sarbat kepada pelaksana tugas kegiatan Proyek WC ini agar benar benar proyek ini sesuai anggaran yang di keluarkan oleh pemerintah Propinsi yang dalam hal ini PUPR sebab saya liahat bahan bahan matrialnya aja seperti ini contoh paralon aja ga layak di pake tipis dan lembek tidak yang standarnya yang ber merek kalau memang ini nanti ada penyimpang tidak menutup ke mungkinan saya sebagai tokoh pemuda danmasyarakat Desa karang Rahayu akan mengambil langkah langkah hukum dalam hal ini pengadil dan ke jaksaan kalau memang nanti ada indekasi penyimpangan dana tersebit ,”Pungkasnya.
( A s u n .N ).

âš¡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Iklan Setelah Konten
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
âš¡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan 1
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
- Advertisment -
âš¡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang

Most Popular

Iklan Sponsor
error: Content is protected !!