Sumenep, Media Rajawali News
Kejadian penggeroyokan Tersebut di awali oleh terjadinya pemukulan oleh anggota TNI terhadap warga awam. Setelah itu warga tersebut mengadu kepada salah satu anggota LSM (lembaga Swadaya masyarakat) Setelah itu salah satu Anggota LSM yang bernama Suriyadi mengklarifikasi kepada anggota TNI, akan tetapi langsung di pukuli oleh anggota TNI secara bersamaan sebanyak 4 (empat) orang.
Menurut salah satu saksi mata di kejadian itu
“Iya mas saya juga terkejut atas kejadian tersebut kok tiba-tiba jadi keributan, padahalkan itu adalah anggota keamanan. Yang seharusnya Melerai ini malah menggeroyok” Ujar Paong.
Saat awak media mengkonfirmasi kepada salah satu Anggota TNI menyatakan
“Sebenarnya ini di awali oleh selisih paham saja oleh teman-teman saya, dan saya harap ini sampai di sini saja karna ini murni salah paham” Tutur bang Rozi.
Akan tetapi korban penggeroyokan merasa sangat di rugikan dari kehormatan dan juga Psikis
“Karna ini menyangkut masyarakat banyak. Ini saya di pukuli lebih jelasnya di geroyok di tengah-tengah masyarakat banyak. Seakan-akan saya ini ndak ada harga nya dan hal ini akan saya lanjutkan ke pelaporan” Tutup Adi Jaya sapaan Akrabnya***( Santo)


