Rabu, April 22, 2026
spot_img

Kades Sandai Kanan ‘’ Aniaya Warganya Perihal Kasus Keluarga Takut Terkuak ‘’ Korban Lapor

Kalimantan Barat Ketapang ‘’ Rajawalinews.online ‘’

Kades (Kepala Desa) Sandai Kanan Kecamatan Sandai Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat (Kalbar) melakukan perbuatan adanya indikasi unsur Pidana telah mencekik leher warga Sandai sebut namanya Sandi sebagai korban menjelaskan kepada Rajawalinews (RN) Group pada Selasa (20/09/22), bahwa kejadian penganiayaan pada hari minggu (18/09/22). Pasalnya Kades Sandai Kanan Wedi tiga bulan yang lalu meminta bantuan uang sebesar 10 juta rupiah, namun saya menjawab insya Allah, kalau ada saya bantu dan saya usahakan mudah-mudahan ada,”katanya korban penganiayaan Sandi.

Dok : Kades Sandai Kanan dan Sandi saat baku hantam di hadapan kerumunan warga Desa setempat.

Tak selang berapa lama, 2 hari kemudian Kades Sandai Kanan Wedi datang menemui saya dan langsung mencaci-maki saya habis-habisan, saya dikatakan anjing, babi dan keparat bangsat. Saat itu saya masih bersabar, namun disaat hari minggu (18/09/22) Kades Wedi mendatangi saya dan menyerang saya dirumah kediaman sdr. Haden Hasmuri. Kades Wedi langsung menyerang saya dengan berang serta beringas dan mencekik Leher saya disaksikan sebanyak 30 warga bahkan ada anggota TNI (Tentara Nasional Indonesia) yang menepiskan tangan Kades Wedi pada saat itu.

⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Iklan Dalam Artikel
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang

Yang mana saat itu tangan Kades Wedi mencekik leher saya. Keluarga besar saya sangat tidak terima dengan prilaku seorang Kades, berkata dan mengatakan saya anjing, babi dan binatang. Keluarga besar saya tidak terima dan merasa nama baik keluarga kami di hina serta di cacimaki dengan kata-kata tidak senonoh, maka dengan ini Kades Sandai Kanan harus bertanggungjawab dengan segala prilaku dan perbuatannya dengan unsur penganiayaan dan perlakuan tidak menyenangkan, menghina orang di hadapan umum adalah suatu perbuatan melawan hukum.” timpalnya Sandi.

Kita meminta kepada instansi Aparat Penegak Hukum untuk mengambil langkah sinsiatif, seorang Kades berprilaku tidak terpuji. Terindikasi disinyalir kuat adanya gangguan jiwa atau tengah Sakau karena mengasumsi barang terlarang sejenis sabu-sabu atau obat Gila lainnya. Maka, bersama ini sudi kiranya Kades Sandai Kanan ‘’Wedi ‘’ untuk di periksa secara intensif yaitu di Tes Urin agar semua bisa terbuka terang benerang, ada apa seorang Kades memukul dan berprilaku tidak menyenangkan terhadap sesama warga masyarakat binaannya.

Terpisah, saat Kades Sandai Kanan di Konfirmasi RN Selasa (20/09/22), dia mengatakan lewat panggilan WA,” saya tidak ada Mencekik, dia itu anak angkat Bapak saya. Karena dia kurang ajar dengan saya dan warga saya.”ujar Kades Wedi. ‘’Saya tidak ada Mencekik dia, saya hanya memegang dagunya ja dan mengatakan “tolong ya jangan kurang ajar” dak salah lah saya mengajar dia, sedangkan saya seorang Kepala Desa.”katanya Kades Wedi. “Katanya korban membuat laporan ke Polsek Sandai,”tanya RN. “Hingga sampai saat ini saya tidak tau,”pungkasnya Kades Sandai Kanan Wedi saat di konfirmasi awak RN.*##(Tim Rajawali.002)

⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Iklan Setelah Konten
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan 1
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
- Advertisment -
⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang

Most Popular

Iklan Sponsor
error: Content is protected !!