Sabtu, April 18, 2026
spot_img

Pelantikan Pj Sekda Ogan Ilir Memanas: Wabup Ardani “Semprot” Aparatur, Ungkap Kemunduran Kinerja dan Sikap Membangkang

Ogan Ilir Sumsel
Media Raja Wali News Tim Pemburu Fakta Tipikor
Senen 8 Desember 2025
* Suasana pelantikan Penjabat (Pj) Sekda Ogan Ilir (OI) yang seharusnya berlangsung khidmat justru berubah menjadi forum “tamparan keras” bagi para aparatur Ogan Ilir. Acara yang digelar di Pendopoan Rumah Dinas Bupati OI, Senin (08/12/2025), itu diwarnai luapan kekesalan Wakil Bupati OI, H. Ardani SH MH, terhadap merosotnya kinerja ASN dan pejabat di lingkungan Pemkab OI.

Di hadapan para tamu undangan dan pejabat, Ardani tak menahan kritik tajamnya.

“ASN itu pelayan masyarakat, bukan minta dilayani. Jangan lagi kalau turun ke kecamatan atau desa minta disiapkan fasilitas makan. Bawalah makanan sendiri, biar jadi oleh-oleh, supaya camat dan kades tidak terbebani,” tegasnya dengan nada tinggi.

Kinerja Merosot, Aparat Dinilai Membangkang

Wabup Ardani menyebut kinerja birokrasi OI *sangat menurun* bahkan sempat masuk “zona merah”. Ia menyinggung adanya sikap aparatur yang terkesan membangkang perintah atasan.

Ia menegaskan, Pj Sekda yang baru, Dicky Syailendra, harus benar-benar mengawasi, bahkan “menunggui” kinerja perangkat daerah.
“Tidak boleh ada surat naik ke Bupati tanpa melalui Sekda. Sekda itu bapak dari seluruh aparatur Pemkab OI,” tegas Ardani.

Kantor Kosong dan Sampah Berserakan: “Saya Tanya Ikan, Kemana Pegawainya?”

Dalam puncak kekesalannya, Wabup Ardani menceritakan momen mengecewakan saat memasuki kantor yang seharusnya dipenuhi pegawai.

“Saya masuk kantor Wabup, kosong. Sampah di mana-mana. Sampai saya tanya ikan di kolam, ‘ke mana pegawainya?’” sindir Ardani, disambut riuh tamu undangan.

Ia mengaku heran, prestasi Bupati OI yang meraih penghargaan inovasi tingkat nasional justru tidak diimbangi dengan semangat para ASN.

Warga Nilai Kritik Wabup Seperti ‘Menepuk Air di Nampan’

Seorang warga berinisial PM (60) menilai kemunduran kinerja aparatur dipengaruhi banyak faktor termasuk aktivitas Bupati yang dinilai lebih banyak berada di luar daerah.

“Kata-kata Wabup itu ibarat menepuk air di nampan, perciknya ke muka sendiri. Seharusnya pembinaan dilakukan khusus, bukan diumumkan dalam acara seperti ini,” ujarnya. Ia juga menyinggung dugaan KKN dalam struktur organisasi perangkat daerah.

Pj Sekda Dicky Syailendra Dapat PR Berat

Pelantikan ini sekaligus menandai awal tugas Dicky Syailendra sebagai Pj Sekda OI. Wabup menegaskan bahwa tidak boleh ada lagi aparat yang malas, membangkang, atau bekerja di bawah standar.

“Kinerja menurun itu PR besar untuk Pj Sekda. Jangan ada lagi pembangkangan. ASN harus kembali disiplin,” tegasnya.

Acara pelantikan turut dihadiri Kapolres OI, Kajari OI, Kepala Kemenag OI, serta pejabat lainnya. (Gma)

Jurnalis: Tim Pemburu Fakta Tipikor
Media Raja Wali News Sumsel

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments

error: Content is protected !!