Jumat, Mei 8, 2026
spot_img

Otong Pimpin Raja Edan, Perjuangkan Keadilan bagi Korban Gagal Bayar Pinjol

KUNINGAN – RAJAWALINEWS.ONLINE,- Meningkatnya kasus gagal bayar pinjaman online (pinjol) dalam beberapa tahun terakhir telah membawa dampak sosial yang memprihatinkan. Di tengah tekanan, intimidasi, dan penyebaran data pribadi oleh oknum penagih, sebuah komunitas sosial bernama Raja Edan tampil sebagai pelindung bagi para korban.

Dibentuk oleh para penyintas galbay dan dipimpin oleh aktivis sosial Otong, komunitas ini berkembang menjadi gerakan advokasi yang mengusung pendekatan humanis, legal, dan edukatif.
“Kami tidak membenarkan utang yang sembrono, tapi kami juga tidak bisa tinggal diam saat masyarakat dihancurkan secara psikologis hanya karena mereka tidak sanggup membayar,” ujar Otong dalam pertemuan komunitas di Kuningan.

Pendampingan Holistik bagi Korban

⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Iklan Dalam Artikel
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang

Raja Edan menjalankan sejumlah program utama yang berfokus pada literasi keuangan, konsultasi hukum gratis, serta mediasi damai antara korban dan penyedia pinjaman. Pendekatan yang mengedepankan dialog ini telah berhasil menyelesaikan banyak kasus tanpa harus melalui jalur hukum atau tindakan koersif.
“Banyak dari mereka bahkan tidak tahu hak-haknya. Ketakutan membuat mereka diam. Di sinilah kami hadir—sebagai jembatan, bukan hakim,” tegas Otong.

Perjuangan di Tengah Tantangan

Meski telah membantu banyak orang, perjuangan Raja Edan tak selalu mulus. Ancaman dan tekanan dari pihak-pihak yang merasa terganggu kerap menghampiri. Namun Otong dan timnya tetap teguh.
“Ini bukan hanya soal pinjaman. Ini tentang nyawa, tentang martabat manusia. Kami akan terus bergerak selama masih ada yang membutuhkan,” imbuhnya.

Mendorong Kesadaran dan Solidaritas

Tak hanya memberi bantuan langsung, komunitas ini juga aktif mengampanyekan perlindungan data pribadi, etika penagihan sesuai regulasi OJK, serta membuka akses bagi masyarakat untuk berbicara dan mencari pertolongan.

Dengan dukungan dari pengacara, relawan, dan aktivis dari berbagai daerah, Raja Edan bertekad memperluas jangkauan hingga ke wilayah-wilayah yang belum tersentuh bantuan serupa.
“Galbay bukan akhir segalanya. Jangan takut, jangan merasa sendiri. Bersama, kita bisa mencari jalan keluar yang manusiawi dan bermartabat,” tutup Otong. (Moris)

⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Iklan Setelah Konten
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan 1
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
- Advertisment -
⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang

Most Popular

Iklan Sponsor
error: Content is protected !!