Ogan Ilir Sumsel
Media Rajawali News Tim Pemburu Fakta tipikor
Kamis 22 Oktober 2025
* Entah apa yang ada di pikiran jajaran pejabat Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Ogan Ilir.
Di tengah efisiensi anggaran, Dinas PMD Ogan Ilir menggelar kegiatan peningkatan kapasitas atau upgreading operator desa.Tak tanggung-tanggung, anggaran yang digunakan mencapai Rp 340 juta, bersumber dari Anggaran Dana Desa (ADD).
Seperti diketahui, ADD tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Ogan Ilir.Seoramg sumber mengatakan, para kepala desa sangat keberatan dengan pungutan biaya kegiatan sebesar Rp 1,5 juta itu.
“Kita tahu ada 227 desa di Ogan Ilir. Jika setiap desa diminta Rp 1,5 juta, maka total anggaran kegiatan mencapai Rp 340 juta,” ungkap seorang kepala desa (kades) yang tak ingin disebutkan identitasnya, Selasa 20 Oktober 2025.Kades tersebut menyayangkan sikap Kepala Dinas PMD Ogan Ilir, Ariyadi yang terkesan ambisius.
Di mana saat daerah tengah melakukan efisiensi anggaran, malah ada kegiatan yang tak jelas urgensinya apa.Kalau mau peningkatan kapasitas operator desa, bisa lewat internet karena semua sudah lengkap,” tuturnya.
Sementara Ariyadi saat dihubungi wartawan menolak memberikan keteranganKalau mau peningkatan kapasitas operator desa, bisa lewat internet karena semua sudah lengkap,” tuturnya.
Sementara Ariyadi saat dihubungi wartawan menolak memberikan keterangan
Jurnalis:Suparman rdsuparman@gmail.com


