Jakarta — Yayasan Ganisa terus menunjukkan kiprahnya dalam dunia sosial dan kebudayaan nasional. Kali ini, lembaga yang dikenal aktif di bidang pendidikan, sosial, dan pengembangan masyarakat itu menjalin kerjasama strategis dengan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia untuk memperkuat fondasi sektor pariwisata berbasis budaya, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat lokal.
Ketua Umum Yayasan Ganisa, Lintang Sunardi, menegaskan bahwa kerjasama ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk nyata komitmen Ganisa untuk turut membangun pariwisata Indonesia yang berkelanjutan dan berkeadilan sosial.
> “Kami ingin pariwisata tidak hanya soal tempat indah atau kunjungan wisatawan, tetapi juga bagaimana masyarakat lokal menjadi bagian dari sistem ekonomi pariwisata itu sendiri. Pariwisata harus membawa manfaat langsung bagi rakyat,” ujar Lintang Sunardi dalam keterangan persnya, Selasa (22/10/2025).
Menurut Lintang, sektor pariwisata memiliki daya dorong ekonomi dan sosial yang sangat kuat jika dikelola dengan prinsip keberlanjutan dan pemberdayaan. Karena itu, kolaborasi antara Ganisa dan Kementerian Pariwisata RI akan difokuskan pada penguatan sumber daya manusia (SDM), edukasi budaya, serta inovasi destinasi berbasis kearifan lokal.
Tim investigasi internal Yayasan Ganisa menemukan bahwa di sejumlah daerah, potensi wisata alam dan budaya masih belum tergarap secara optimal akibat minimnya pelatihan dan akses promosi. Banyak destinasi yang memiliki nilai sejarah dan keindahan tinggi, namun tidak terkelola secara profesional, sehingga belum memberi dampak ekonomi signifikan bagi masyarakat.
> “Kami akan turun langsung ke lapangan untuk memastikan pelatihan, pendampingan, dan digitalisasi promosi wisata dapat dirasakan hingga ke desa-desa wisata. Ini bukan proyek jangka pendek, tapi gerakan bersama membangun wajah pariwisata Indonesia yang bermartabat,” tegas Lintang Sunardi.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa sinergi ini diharapkan menjadi model kolaborasi ideal antara pemerintah dan lembaga masyarakat, di mana sektor publik dan sosial berjalan beriringan untuk mengangkat potensi wisata nasional, sekaligus melestarikan budaya dan lingkungan.
Dengan visi “Pariwisata Berbasis Budaya dan Kemandirian Masyarakat”, Ganisa bersama Kementerian Pariwisata RI akan mendorong pengembangan destinasi wisata berkelanjutan, pelatihan pemandu wisata lokal, dan pemberdayaan pelaku UMKM yang menjadi bagian dari ekosistem pariwisata.
> “Kami ingin Ganisa menjadi mitra aktif pemerintah dalam memperkuat fondasi moral, sosial, dan ekonomi masyarakat di sektor pariwisata. Indonesia kaya, tapi kekayaan itu harus dikelola dengan hati dan integritas,” tutup Lintang Sunardi.
Kerjasama ini diharapkan menjadi tonggak awal bagi kebangkitan sektor pariwisata nasional yang bukan hanya menarik bagi wisatawan domestik dan mancanegara, tetapi juga menjadi sumber kesejahteraan bagi rakyat Indonesia.
GANISA
Salam Santun
Salam Satu Komando
GANISA Bersama Kementerian Pariwisata Republik Indonesia — Untuk Indonesia yang Bersinar
(AM)


