Enam Kandidat Lolos Seleksi, Tunggu Penetapan DPP PKB
Muara Enim, rajawalinews.online
Rasarnusantara proses pemetaan DPP calon kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Muara Enim resmi rampung dalam Musyawarah Cabang (Muscab) yang digelar di Hotel Griya Serasan Sekundang, Sabtu (18/4/2026).

Ketua DPC PKB Kabupaten Muara Enim, Muhammad Candra, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian Muscab telah berjalan sesuai mekanisme organisasi, mulai dari pembahasan hingga pengambilan keputusan.
“Prosesnya berjalan tertib dan sesuai aturan.
Dari hasil Muscab ini, ada enam nama yang dinyatakan lolos dan akan kami ajukan ke DPP untuk mendapatkan persetujuan,” ujar Candra usai kegiatan.
Enam nama yang dimaksud yakni Muhammad Candra, Parhan, Sefti agsiadi, Junizar, Desy Riyanah, dan M. Pasma Ajiansyah st. Mereka dinilai memenuhi kriteria, baik dari sisi kapasitas, pengalaman, maupun komitmen dalam membangun organisasi ke depan.
Penetapan keenam kandidat tersebut merupakan hasil pembahasan bertahap dalam forum Muscab yang berlangsung dinamis namun tetap terarah.
Rapat Pleno I membahas tata tertib persidangan, dilanjutkan Pleno II dengan agenda laporan pertanggung jawaban (LPJ) DPC serta penilaian dari DPP.
Selanjutnya, Rapat Pleno III mengulas rancangan pokok-pokok program kerja organisasi. Pada tahap akhir, yakni Rapat Pleno IV, forum menetapkan calon pengurus, termasuk pembacaan nama-nama calon Ketua DPC berdasarkan hasil pemetaan DPP serta usulan tambahan dari peserta Muscab.
Proses seleksi sendiri dilakukan secara ketat oleh tim pemetaan dengan mengedepankan prinsip objektivitas dan transparansi. Dari sejumlah nama yang mengemuka, enam kandidat tersebut dinilai paling layak untuk melanjutkan ke tahap berikutnya.
Selanjutnya, nama-nama tersebut akan diusulkan secara resmi kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB guna memperoleh persetujuan akhir melalui surat keputusan.
Penetapan dari DPP akan menjadi dasar pembentukan kepengurusan definitif DPC PKB Kabupaten Muara Enim periode mendatang.
Diharapkan, hasil pemetaan ini mampu memperkuat struktur organisasi sekaligus menghadirkan kepemimpinan yang solid, adaptif, dan progresif dalam menjawab dinamika politik ke depan.
(KHAIRLANI)


