Purwakarta, Rajawali News Online
Menanggapi hal tersebut Kepala Bidang Bapenda Kabupaten Purwakarta Banu saat berbincang bincang dengan awak media untuk melakukan klarifikasi. Mengenai sewah menyewa, megatakan kita kalau ada uang kita beli di kernakan tidak ada uang kita sewah nilai uang kegiatan Rp. 100.000.000 juta di ambil dari yang lain di kernakan anggaran itu tidak ada kita ambil uang 100.000.000juta langsung konfirmasi tim entensi dan lpse ini uang boleh gak di belikan printer ini uang baru ada 100. Juta boleh ini di rubah dari belanja jasa ke belanja barang kata tim boleh, itu aturan korosial uang Rp 100. Juta kita sewah printer dan ada pajak 13% dan uang tersebut tigal Rp. 87.Juta di bagi 10 selama 10 bulan kita sewah nya, perbulan kita sewah rp. 8.700.000ribu 2 printer berarti bagi 2 lagi jadi satu printer 4.350.000ribu di bayar nya perbulan dan printer tersebut bisa menghasilkan, seperti contoh bulan januari bisa menghasilkan 90 miliar dari modal sewah print 100juta , jadi hasil printer tersebut bisa menghasilkan 100 miliar sampai 120 miliar hanya dengan menyewa printer 100 juta keuntungan ratusan kali lipat, kita sewah printer tersebut kita tidak usah memikirkan perbaiki, dan tinta habis itu sudah tanggung jawab yang punya barang, kalau rusak tigal ganti yang baru, jadi kita makin hemat ,makin epiktif“Secara administrasi sudah sesuai aturan yang berlaku,”Jelas budi Senin(15/5/2023). Diruang kerjanya
Hal tersebut di jelaskan oleh Budi sebagai lsm selaku swadaya masyarakat dalam pelaksanaan tersebut sudah sesuai mekanisme yang berlaku tidak ada yang di langgar dan printer tersebut ada, dan di pergunakan untuk ke penting dan menunjang pekerjaan “.ucap budi
Lebih lanjut mengungkapkan terima kasih kepada awak media serta kedepannya agar bisa lebih bersinergi lagi membangun Kabupaten Purwakarta baik dari sektor ekonomi maupun sektor lainnya.
“Saya ucapkan terima kasih kepada awak media selain menjadi Sosial Kontrol juga membantu mengawasi kinerja kami agar lebih baik, karena hal tersebut bisa menjadi bahan evaluasi kami kedepannya, serta aga dir dapat bersinergi dalam percepatan, pendapat daerah yang mendukung pemulihan ekonomi, hususnya masyarakat purwakarta ”pungkasnya.
(tim sopyan)


