Sabtu, April 18, 2026
spot_img

Ketua DPRD Lubuklinggau Bungkam, Transparansi Belanja Souvenir 4,8 Milyar Dipertanyakan

LUBUKLINGGAU,- 13 Maret 2026– Pada tahun 2025 sekretariat DPRD kota lubuklinggau menganggarkan kegiatan belanja dengan kode rekening 5.1.02.01.01.0024. belanja alat/bahan untuk kegiatan alat tulis kantor anggaran Rp 766.080.000,- dan belanja kegiatan dengan kode rekening 5.1.02.01.01.0035. Belanja alat bahan untuk kegiatan Kantor suvenir cindera mata
Rp.4.050.000.000,-.

Menurut data yang dihimpun wartawan spesifikasi belanja tersebut meliputi Belanja ballpoint standar, belanja block note polos, belanja tas plastik.

– ballpoint standar 40 kotak x 30 orang x 3 x Rp 28.000 = Rp.100.800.000,-
– block note polos 200 buah x 30 orang x 3 x Rp 16.800 = Rp.302.400.000,-
– tas plastik 200 buah x 30 orang x 3 x Rp.20.160,- = Rp.362.880.000,-
Dengan total seluruhnya Rp.766.080.000,-

Sedangkan untuk belanja cindera mata Spesifikasi souvenir cindera mata 200 set x 30 orang x 3 kegiatan x Rp.225.000,- dengan total seluruhnya Rp.4.050.000.000,-

Berdasarkan hasil konfirmasi wartawan kepada Kabag Anggaran dan Kabag Umum sekretariat DPRD Lubuklinggau terkait belanja tersebut pada Rabu (11/3) via WhatsApp tidak mendapatkan klarifikasi terkait belanja yang menggunakan uang rakyat pada lembaga wakil rakyat tersebut

Hal serupa terjadi ketika wartawan mengkonfirmasi via WhatsApp kepada ketua DPRD kota Lubuklinggau, Yulian Efendi tetap tidak mendapatkan respon klarifikasi tentang transparansi penggunaan uang rakyat tersebut.

Sementara itu, saat wartawan mengkonfirmasi sekwan DPRD Lubuklinggau Belanja cindera mata seperti apa yang menghabiskan uang rakyat sampai 4 milyar. Dan adakah dampak signifikan pada kinerja dewan dan pelayanan publik atas penggunaan anggaran 4 milayar tersebut. Agusni hanya menjawab singkat “Ke Kabag Umum,” Ujarnya

Padahal sesungguhnya publik menanti klarifikasi terkait penggunaan keuangan negara di kantor wakil rakyat kota lubuklinggau, yang seharusnya lebih transparan.

Publisher -Red

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments

error: Content is protected !!