Rabu, Mei 27, 2026
spot_img

Disinyalir Ada Korupsi Di Proyek SANDES Milyaran Rupiah Oleh Oknum Kades Tayap Dan DPUTR Ketapang

Kalimantan Barat -Ketapang || Media Rajawalinews.online ‘

Dana Alokasi Khusus (DAK) Berbentuk Proyek Sanitasi ialah proyek pengolahan tempat Air Limbah, pengolahan persampahan dan penanganan kotoran rumah tangga di Desa Nanga Tayap.Hal tersebut diperlukan kerjasama segenap Stekholder yang ada, masyarakat sebagai pengguna hasil pembangunan dan seyogyanya ikut berperanserta terlibat dalam pembangunan tersebut, serta LSM dan wartawan yang melakukan fungsinya sebagai sosial control dalam mengawal pembangunan agar menghasilkan pembangunan yang berkualitas khususnya di Pembangunan Sanitiasi.

âš¡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Iklan Dalam Artikel
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang

Para oknum Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) yang nakal yang sengaja memperkaya diri, kelompok dan golongan sehingga disinyalir terjadinya perampokan keuangan negara salah satunya dalam kegiatan proyek Sanitasi desa ( Sandes) di desa Nanga Tayap Kecamatan Nanga Tayap Kabupaten Ketapang diperlukan upaya terobosan bersifat merubah paradigma ketransfaranan dalam pembangunan proyek pengolahan Air Limbah berbasis masyarakat untuk menjamin kelanjutan pengolahan, pengurangan sampah dan membentuk pembangunan proyek Sanitasi bersumber DAK.

Disampaikan Tokoh Asli Putra Daerah Inisial ‘AN’ , selaku Narasumber yang kuat dan bisa di percaya mengatakan, pada awak media “Rajawalinews (RN) Group Kamis (07/10/21), bahwa Kades Nanga Tayap Kecamatan Nanga Tayap Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), “dia (Kades-red) selalu menghindar dan banyak alasan saat dimintai keterangan infornasi terkait kegitan tersebut”ujar AN.

Dikatakan AN, kegiatan proyek sanitasi yang bersumber dari keuangan DAK TA.2021 sebesar satu milyar lebih untuk proyek Sanitasi (Tempat pengolahan Sampah Reduce Reuse Recycle) di Desa Nanga Tayap, sedangkan SK.pelaksana Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Desa Nanga Tayap diduga tidak jelas, ucapnya

Lanjut AN,.menceritakan, Camat Nanga Tayap mengungkapkan bahwa,” Kades Nanga Tayap menghindar tidak mau di konfirmasi atau memberikan informasi dan keterangan terkait kegiatan proyek Sanitasi tersebut, dan Kadespun terkesan menghindar saat di kejar dengan Konfirnasi seputaran proyek Sanitasi, bebernya.

Sama halnya Ketua KSM Tayap juga menghindar, ada apa?? perlu di ketahui Kades dan Ketua KSM sebagai pemain proyek Sanitasi Sumber DAK ini, Begitulah omongan dan bahasa Pak Camat Nanga Tayap saja tidak diindahkan oleh mereka, ada apa proyek Sanitasi senilai 1 Milyar lebih tersebut patut diduga Kades Tayap dan Ketua KSM serta Oknum DPUTR bersama sama merampok uang negara dalam proyek tersebut, tegas narasumber AN. (Yan)

âš¡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Iklan Setelah Konten
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
âš¡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan 1
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
- Advertisment -
âš¡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang

Most Popular

âš¡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan Bawah
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
error: Content is protected !!