Minggu, April 19, 2026
spot_img

DINAS PERTANIAN KAB.BEKASI TERJEBAK SENDIKAT KEUANGAN SWAKELOLA KORUPTOR KAMPUNGAN. Rp 500.000.000. DIBUAT BANCAKAN.


Cikarang :Rajawali News

Ali Sopyan Devisi Pengawasan dan Penindakan Watch Relation of Corruption DPP WRC. Mendesak pihak jajaran Polda Metro jaya untuk dapat menangkap Sendikat gerombolan Mapia koruptor Gapoktan di lingkungan dinas pertanian kab.Bekasi yang menggorok dana Gapoktan yang di kucurka oleh dinas pertanian untuk kelancaran dan kesejahteraan para petani.

Ironisnya dana Gapoktan yang tahap satu di kucurkan disunat 10.000.000.per kelompok oleh gerombolan sendikat koruptor . Pasalnya ada 50 kelompok Gapoktan yang terbentuk terletak di berbagai Desa yang terkoordinir mendapatkan proyek swakelola dari dinas pertanian kabupaten Bekasi .

Menurut Keterangan Ali Sopyan yang memimpin team Devisi Pengawasan dan Penindakan dari DPP WRC. dengan nada swara lantang menjelaskan ke pihak Awak Media Rajawali news. Setiap kelompok Gapoktan mendapatkan proyek irigasi senilai 200.000.000. termin 1 mendapat 30% dari nilai 200.000.000. Rupiah di sunat oleh gerombolan sendikat koruptor yang berjiwa pereman 10.000.000. perkelompok X 50 kelompok = Rp 500.000.000. yang di rampok oleh gerombolan preman yang terkoordinir . Tegas Ali Sopyan Devisi Pengawasan dan Penindakan DPP WRC.

Lanjut Ali Sopyan Haltersebut sudah melanggar tindak pidana korupsi yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 junto Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Kasus ini akan di Laporan ke pihak krimsus Polda Metro jaya .

Dikernaka kasus tersebut sudah merugikan ke Uwangan negara dengan cara memeras kelompok Gapoktan . Devisi Pengawasan dan Penindakan aset serta Keuangan negara Republik indonesia . Tunggu berita selanjutnya.

***red

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments

error: Content is protected !!