Jumat, Mei 8, 2026
spot_img

Jembatan Gantung Cipedes–Cipakem Diresmikan, Simbol Harapan dan Gotong Royong Masyarakat

KUNINGAN – RAJAWALINEWS.ONLINE, – Setelah puluhan tahun menghadapi derasnya arus Sungai Srigading tanpa jembatan yang layak, warga Desa Cipedes, Kecamatan Ciniru, dan Desa Cipakem, Kecamatan Maleber, akhirnya dapat menikmati infrastruktur penghubung yang telah lama dinanti. Jembatan gantung permanen sepanjang 40 meter dengan lebar 1,2 meter itu resmi diresmikan oleh Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si, pada Selasa (3/6/2025).

Dalam sambutannya, Bupati Dian menyampaikan apresiasi mendalam atas semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat serta peran besar para donatur dan yayasan yang turut mewujudkan pembangunan jembatan tersebut.
“Jembatan ini bukan sekadar sarana penghubung fisik, melainkan jembatan harapan, simbol persatuan, dan bukti nyata kekuatan kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan mitra sosial,” ujar Bupati Dian yang hadir didampingi Kepala Dinas PUTR dan Kabid Bina Marga.

Pembangunan jembatan yang diberi nama Jembatan Swadaya Simon ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan, Yayasan Harmoni Nusa, Yayasan 10.11 Putra Peduli, serta partisipasi aktif warga setempat. Proyek ini diselesaikan dalam waktu singkat dan sesuai target yang ditetapkan sebelum Idul Adha.

⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Iklan Dalam Artikel
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang

Perwakilan Yayasan 10.11 Putra Peduli, Koh Apo, mengungkapkan kekagumannya atas antusiasme masyarakat dalam proses pembangunan, bahkan dari kalangan ibu-ibu lanjut usia.
“Semangat mereka luar biasa. Tak segan ibu-ibu turun langsung ke sungai membawa batu dan pasir demi terwujudnya jembatan ini,” ujarnya.

Kepala Desa Cipakem, H. Uci Sanusi, S.Ag., mengungkapkan rasa syukurnya atas infrastruktur yang sangat vital ini.
“Ini bukan hanya proyek pembangunan, tetapi bentuk nyata dari harapan yang selama 20 tahun kami perjuangkan. Kini anak-anak kami dapat berangkat sekolah dengan aman, dan masyarakat bisa beraktivitas tanpa risiko menyeberangi sungai,” ungkapnya.

Salah satu warga, Eti (60) dari Dusun Seklok, juga menyampaikan rasa bahagianya atas selesainya pembangunan jembatan.
“Kami sangat bersyukur. Haturnuhun Pak Bupati dan semua pihak yang peduli. Sekarang kami bisa beraktivitas dengan tenang tanpa harus menantang arus sungai,” tuturnya dengan penuh haru.

Peresmian ini disambut suka cita oleh warga kedua desa, yang melihat jembatan tersebut sebagai lambang kemajuan, keselamatan, dan harapan baru untuk masa depan yang lebih baik. (Moris)

⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Iklan Setelah Konten
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan 1
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
- Advertisment -
⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang

Most Popular

Iklan Sponsor
error: Content is protected !!