Purwakarta. Rajawali news
Guna meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat. saat ini DPUTR Purwakarta Tahun 2022 meluncurkan Proyek untuk pembagunan Peningkatan Jalan Warungkadu – Selaawi Kecamatan Pesawahan Kabupaten Purwakarta Jawa Barat, Namun dalam pelaksanaannya dari beberapa titik pekerjaan udah menunjukan tanda tanda kerusak diduga dikerjakan Asal Jadi

Salah satu contoh, pembagunan proyek Ratusan juta tersebut kurang memuaskan masyarakat, Dikarnakan baru beberapa bulan selesai di kerjakan sudah pada rusak
” Aspal hasil pekerjaan sudah belah dan pecah, cor an bahu jalan pelebaran sudah pada mengelupas menurut pantauan Media online di lapangan beberapa masyarakat
Warga pengguna jalan ,megeluhkan proyek yang di kerja asal jadi dan matrial yang dipergunakan untuk pengaspalan dan pengecoran diduga tidak sesuai standar RAB, ujarnya warga
Selain itu,pekerjaan yang baru selesai di kerjakan udah pada menunjukan kerusakan , saat di tanya mengenai anggaran tidak tahu kita tapi pekerjaan tersebut tahun kemaren tahun 2022 ucapnya.
..Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) meminta kepada seluruh warga masyarakat dan pihak yang terkait untuk turut mengawasi hasil pekerjaan proyek Dikernakan proyek tersebut mengunakan dana uang negara hasil pajak masyarakat
oleh kerna itu semua pihak termasuk masyakat, supaya ikut serta mengawasi hasil pengerjaannya jangan hasil nya asal-asalan kalau di kerja asal jadi yang akan rugi masyarakat maka dari itu masyarakat berhak mengawasi hasil pekerjaan “.tegas Saat berbincang bincang Pada, media online
.Ketika hal tersebut di atas di konfirmasi Dina Cahyadi, ST Kepala Bidang Pembangunan Jalan dan jembatan Melalui Whatsapp senin 18/9/23 mengatakan
,,Sebelumnya saya ucapkan terimakasih, atas monitoringnya.
Setelah saya kroscek ke pptk, betul kegiatan TA.2022. Masa pemeliharaan sudah habis.
Untuk faktor penyebab kerusakan saya tinjau dulu ke lapangan Baru bisa kasih info
Lanjutnya,Habis di bulan mei 2023. pada waktu itu kondisinya tidak seperti sekarang
Menurut kabid ,Saya habis dari lapangan, ada saluran dari sisi tebing om, sepertinya pada waktu hujan air tidak tertampung, limpas ke jalan, dan posisi kemiringan jalan ke arah retak.
Hal tersebut, Seharusnya ada TPT di sampingnya, tapi karena itu lahan warga kami ga bisa bangun.
.1.Anggaran Rp.955.164.000
2.Pelaksana:CV.YOS AND CO
3.Konsultan Pengawas:PT.NUSA KARYA PEMBANGUNAN.
- Tebal 5cm dan panjang Spot 1.
398 m lebar 3m
Spot 2.
600 m lebar 3m
5.jenis aspal acwc.
Sampai berita ini di turunkan pihak penanggungjawab Iwan, dan
CV.YOS AND CO belum dapat di konfirmasi”.
Bersambung Edisi berikut nya
Reporter (Tim Rajawali news group)


