Minggu, April 19, 2026
spot_img

DIREKTUR CBA MENGIRIMKAN SURAT TERBUKA KEPADA MENDAGRI TITO KARNAVIAN

Jakarta, Media Rajawali News

Direktur CBA Uchok Sky Khadafi mengirimkan surat terbuka ditujukan kepada Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian terkait Mutasi dan Pelantikan Pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi yang dilakukan PLT walikota Bekasi Tri Adhianto pada tanggal 18 Mei 2022. Dalam suratnya yang yang dirilis  , Direktur CBA Uchok Sky Khadafi menyampaikan pendapat dan pandangannya.

Direktur CBA Uchok Sky Khadafi menyampaikan agar segera menegur dan evaluasi  PLT walikota Bekasi Tri Adhianto Serta segera menghentikan Mutasi dan Pelantikan Pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi, Karena

1). Mutasi yang asal-asalan dan cenderung Arogan. Hal ini  dilihat dari Daftar Persetujuan, Pengukuhan, Pengangkatan dan Pengangkatan Pejabat di lingkugan Pemerintah Daerah Kota Bekasi Nomor 821/3051/OTDA tertanggal 9 Mei 2022  yang disetujui oleh Kementrian Dalam Negeri terlihat bahwa usulan PLT WALIKOTA BEKASI Cenderung Asal – asalan dan Arogan karena tidak melibatkan Baperjakat dalam mengolah dan menganalisa beban jabatan yang di emban dalam melakukan pelayanan publik kepada masyarakat Kota Bekasi 

2). Mengusulkan Pergantian Pejabat yang tidak sesuai kemampuan dan keahliannya

Postur Usulan Mutasi dan Promosi di Pemerintah Propinsi Jawa Barat Nomor 2039/KPG.07/BKD tertanggal 08 April 2022 TIDAK sesuai dengan Sumber Daya Manusia yang di perlukan dalam SKPD.  Ini bisa kita lihat dari penempatan bahwa pejabat yang tidak memiliki keahlian dan pengalaman yang spesifik menduduki jabatan baru yang membutuhkan pengalaman dan keahlian dalam jabatan itu seperti pada OPD SETDA yang memutasi Kabag ULP nya dan di ganti dengan Pejabat Baru yang tidak berpengalaman dalam urusan Pengadaan Barang dan Jasa dan menjelang Masa Pensiun. Sementara kita tahu bahwa Pengadaan Barang dan Jasa merupakan Pintu Masuk atas APBD yang akan dijalankan untuk pemenuhan akan pembangunan di Kota Bekasi dari berbagai macam sektor kebutuhan pelayanan masyarakat, indikasi ini akan berdampak pada kualitas pelayanan kepada masyarakat yang lebih buruk dibanding WALIKOTA terdahulu, pun halnya sama di SKPD seperti DLH, DBMSDA dan yang lainnya

3).          Urgensi Kebutuhan diabaikan

Dalam hal urgensi pelayanan masyarakat haruslah terpenuhi terlebih dahulu tapi ini tidak bisa kita lihat dalam usulan promosi dan mutasi yang di usulkan PLT WALIKOTA terkait pelayanan dasar kesehatan masyarakat bahwa pada Dinas Kesehatan pun PLT WALIKOTA mengusulkan Kepala SKPD yang tidak mengerti Pelayanan dasar kesehatan masyarakat, jadi akan kah pelayanan kesehatan masyarakat nya akan terlayani dengan baik pasca tidak diberlakukan nya jaminan kesehatan berbasis NIK (KS – NIK) yang menjadi produk unggulan RAHMAT EFFENDI dan TRI ADHIANTO dalam PEMILUKADA 2,5 Tahun Kebelakang dan lagi- lagi yang akan menjadi KORBAN adalah Masyarakat Kota Bekasi atas nama Pelayanan Masyarakat..

Direktur CBA Uchok Sky Khadafi juga merekomendasikan untuk mencarikan ide dan terobosan baru dalam menangani Permasalahan ini. Kebijakan ini bukan hanya memikirkan masalah aturannya saja, tapi juga memilikirkan solusi bagi masyarakat atas dampak yang timbul dari Mutasi dan Pelantikan Pejabat tersebut. ,” tandas Direktur CBA Uchok Sky Khadafi ***( Ali Sopyan )

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments

error: Content is protected !!