TANGKAP PARA OKNUM PEJABAT DAN PENJAHAT YANG BERMAIN JUAL BELI PROYEK APBD
Kabupaten Bekasi || Media Rajawali
news.online
Pasca viralnya salah satu pemborong yang mengamuk di kantor (DSDABMBK), beberapa waktu lalu dan viralnya oknum Kabid Tarkim yang di diduga kuat bermain bisnis jual beli proyek
APBD Kabupaten Bekasi,
ada maling berteriak maling . Pasalnya Dinas Sumber Daya Air Bina Marga Bina Kontruksi , Dinas Tatkim, dan Dewan Kabupaten Bekasi, diduga keras jual belikan proyek, APBD .
Dan tersebut telah terjadi kekecewaan beberapa kontraktor salah satunya seorang pemborong saat mendatangi Kantor Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Kontruksi Senin (27/09/2021) untuk menanyakan kejelasan proyek kegiatan Insfratruktur.

Awak media konfirmasi Wakil Tasan selaku Pemborong pada saat mengamuk di Kantor Dinas mengatakan “satupun Pejabat tidak ada di dalam ruangan dan mereka keluar semua di saat jam kerja, Saya selaku Pemborong ingin menanyakan apakah masih ada kegiatan Insfratruktur” tegasnya . Ironisnya pula jika kegiatan proyek di gelontorkan ke sejumlah dinas di lingkungan Pemda Bekasi menjadi santapan gerombolan pejabat di lingkungan para dinas .Hal tersebut sudah mengakar bak pepatah mengatakan Sepintar pintarnya menyimpan bangkai akan terendus juga terbukti. Tarsan menjelaskan “diduga setiap adanya kegiatan Insfratruktur di Kabupaten Bekasi selalu saja Pejabat Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Kontruksi dan Dewan Kabupaten Bekasi bagi-bagi proyek yang terindikasi sebagai Ajang Bisnis Pejabat dan DPRD ,” tegas wakil Tasan.“Bahwa saat Saya menanyakan ke Staf Dinas bernama Jailani atau akrab di panggil Jio semua paket Infrastruktur banyak di berikan ke Dewan Kabupaten Bekasi,” tegas wakil Tasan.
“Dengan suara lantang
diminta Pihak KPK RI dapat Segera mengusut tuntas adanya dugan jual beli Proyek dilingkungan Pemda Bekasi, ucapnya.
Lili Putra Asli Cabang Bungin juga menjelaskan, bahwa Dewan Kabupeten Bekasi sebagai pungsi cotroling Dinas diduga kok bisa bermain proyek APBD, yang mana setiap kegiatan APBD kenapa Dewan selalu saja berperan aktif dalam kegiatan proyek APBD,” kata Lili, 18/0/10/2021.
“Dengan adanya kegiatan APBD di Kabupaten Bekasi, maka dapat diduga Pejabat Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Kontruksi, Oknum Kabid Tarkim berseta oknum DPRD Kabupaten Bekasi diindikasikan selalu saja bermain proyek sebagai Ajang Bisnis yang menggiurkan,” pungkas Lili.
Ditempat terpisah Ali Sopyan Ketua Divisi Investgasi Provinsi Jawa Barat Lembaga Watch Relation of Corupption, (WRC ) Provinsi menegaskan ,Aparat Penegak Hukum harus mengusut tuntas bisnis kotor ini,, keterlibatan para oknum pejabat dan Dewan yang sengaja bermain bisnis jual beli proyek harus di ungkap, Selasa 19/10/2021,
“Dan ini saya menduga praktik yang berjalan sudah puluhan tahun di lingkungan Pemkab Bekasi, Tangkap para Oknum Pejabat dan penjahat yang bermain jual beli proyek, tegas Ali Sopyan.
Awak media mengkonfirnasi Kabid Tarkm (BD), lewat telp dan pesan Wats app nya, namun tidak pernah di angkat dan di jawab di datangi kantornya selalu tidak ada di tempat.
(Dri/Sum/Tim)


