Selasa, Mei 26, 2026
spot_img

PT PI PERSERO SEREM PT PSP PENJUALAN PUPUK BERSUBSIDI MENYALA 

PT PI PERSERO SEREM PT PSP PENJUALAN PUPUK BERSUBSIDI MENYALA

 

Rajawali news Palembang : Relawan Rakyat membela Prabowo Nusantara ( Rambo ) Rakyat Membela Prabowo mengendus adanya bau yang tak sedap di sekeliling PT. PI Persero. Seperti pupuk kujang Cikampek . Pupuk Pusri seriwijaya Palembang dan Pupuk Petrokimia Gresik Jawa Timur. Diduga keras ada kasus tindak pidana Mega korupsi pasalnya team impestigasi .

⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Iklan Dalam Artikel
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang

Ali Sopyan Relawan Rambo Nusantara menemukan segudang data yang berkaitan dengan adanya dugaan kerugian Keuwangan negara Ironisnya kasus tersebut Masi terbungkus rapi diduga ada maling teriak maling . Pasalnya Perhitungan Harga Pokok Penjualan Pupuk Bersubsidi Manajemen PT PSP telah melakukan perhitungan HPP Pupuk Bersubsidi yang mengacu pada Peraturan Menteri Pertanian Nomor 28 Tahun 2020 tentang Komponen HPP Pupuk Bersubsidi untuk Sektor Pertanian dan Pedoman Alokasi Biaya yang ditetapkan oleh PT PI (Persero). Perhitungan HPP yang dilakukan menggunakan sistem informasi/aplikasi Bussiness Planning and Consolidation (BPC) yang merupakan pengembangan dari SAP-ERP.

Setelah seluruh biaya murni untuk produksi dan distribusi Pupuk Bersubsidi diidentifikasi, kemudian bagian akuntansi akan melakukan koreksi atas biaya-biaya yang seharusnya tidak diperhitungkan ke dalam komponen perhitungan HPP sesuai Permentan Nomor 28 Tahun 2020. Dari total biaya murni sebesar Rp12.557.182.609.454,00, Bagian Akuntansi telah melakukan koreksi sebesar Rp812.942.453.606,20.

Satuan Pengawasan Internal (SPI) kembali melakukan reviu untuk memastikan apakah masih terdapat biaya-biaya yang tidak sesuai dengan Permentan Nomor 28 Tahun 2020 yang dibebankan pada perhitungan HPP Pupuk Bersubsidi. Hasil reviu SPI menunjukkan bahwa masih terdapat koreksi sebesar Rp4.169.463.693,00. Dengan demikian, total koreksi yang telah dilakukan manajemen PT PSP adalah sebesar Rp817.111.917.299,20 (Rp812.942.453.606,20 + Rp4.169.463.693,00), sehingga biaya murni setelah dilakukan koreksi manajemen adalah sebesar Rp11.740.070.692.154,80 (Rp12.557.182.609.454,00 – Rp817.111.917.299,20).

Berdasarkan hasil pemeriksaan BPK atas perhitungan HPP Pupuk Bersubsidi,sesuai Risalah Pembahasan Koreksi Biaya Murni dan Alokasi Biaya pada Perhitungan HPP Pupuk Bersubsidi Tahun 2025 PT PSP tanggal 17 April 2025, telah disepakati koreksi sebesar Rp602.420.834.256,64. Namun atas koreksi pada beban pesangon dan imbalan pasca kerja setelah dilakukan proporsi beban per cost centre terdapat cost centre yang sudah dilakukan koreksi manajemen sebesar Rp76.017.331.523,72 sehingga nilai koreksi BPK menjadi sebesar Rp526.403.502.732,92 (Rp602.420.834.256,64 -Rp76.017.331.523,72). Atas hasil koreksi BPK tersebut, nilai biaya murni audited menjadi sebesar Rp11.213.667.189.421,90 dengan rincian pada tabel berikut:Sumber: data diolah Penjelasan koreksi biaya murni signifikan dan dasar alokasi biaya yang telah dikoreksi oleh BPK antara lain sebagai berikut:

1. Biaya murni signifikan

a. Koreksi atas beban pesangon dan imbalan pasca kerja sebesar Rp520.407.503.789,00 sesuai dengan proporsi beban per cost centre. Berdasarkan Sumber: data diolah Penjelasan koreksi biaya murni signifikan dan dasar alokasi biaya yang telah dikoreksi oleh BPK antara lain sebagai berikut:

1. Biaya murni signifikan

a. Koreksi atas beban pesangon dan imbalan pasca kerja sebesar Rp520.407.503.789,00 sesuai dengan proporsi beban per cost centre.

 

Red.

⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Iklan Setelah Konten
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan 1
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
- Advertisment -
⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang

Most Popular

⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan Bawah
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
error: Content is protected !!