Jumat, September 25, 2026
spot_img

PEMBANGUNAN JALAN USAHA TANI DS KARANG AGUNG KEC KOTA AGUNG LAHAT APBD TA 2026 DIDUGA GUNAKAN TUKANG TIDAK PROPORSIONAL

 

Lahat, Rajawalinews.online

Pemborong wajib menyediakan pengawas lapangan untuk mengontrol kualitas kerja.Baik buruknya hasil pembangunan suatu jalan dapat dinilai oleh pengawas.Suatu pekerjaan yang sudah jadi jika hasilnya kasar, bergelombang, dan berkerikil lepas menunjukkan adanya kelalaian dalam pengawasan dan penggunaan tenaga kerja yang tidak terkualifikasi.

Iklan Sponsor

Hasil akhir yang sangat kasar dan bergelombang menunjukkan pengerjaan yang dilakukan secara asal-asalan, terburu-buru, atau tanpa pengawasan (quality control) yang ketat.

teknik pengerjaan oleh tukang memiliki andil yang sangat besar terhadap hasil permukaan yang bergelombang dan kasar ini. Namun, rapuh atau tidaknya jalan ini ke depan juga akan sangat bergantung pada takaran semen dan kebersihan material yang mereka gunakan saat pencampuran.

Jika takaran semen terlalu hemat dibandingkan volume pasir dan kerikil,semen tidak akan mampu mengikat seluruh butiran kerikil dengan kuat.Jika kualitas pasir yang digunakan digunakan mengandung terlalu banyak lumpur atau tanah, daya rekat semen akan menurun drastis, menyebabkan permukaan beton mudah mengelupas dan menyisakan kerikil.

Pembangunan Jalan Usaha Tani Desa Karang Agung Kecamatan Kota Agung Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera Selatan Sumber Dana APBD tahun 2026 Pelaksana CV. TRI TUNGGAL GROUP nilai Kontrak Rp.238.322.289, 31 Pemerintah Kabupaten Lahat Dinas Perkebunan diduga dikerjakan Asal-asalan , menggunakan material tidak sesuai dengan SPEK menggunakan pasir bercampur batu kotor, menggunakan semen murah merk Conch ,belum selesai sudah banyak yang mengelupas terkikis, diduga para tukang tidak proporsional dalam pengerjaan pembangunan jalan usaha tani.Diduga dibangun diatas bangunan lama.

Warga Desa Karang Agung yang meminta namanya jangan ditulis 22-09-2026 kepada awak media ini mengatakan, Pembangunan Jalan Usaha Tani didesa kami ini adalah Proyek asal jadi dan asal-asalan ,yang dikerjakan oleh Tukang-tukangan, jika memang tukang yang sudah profesional pekerjan mereka tidak akan asal-asalan, bangunan sana sini sudah banyak yang rusak,tukang seperti ini dipekerjakan lagi akan ada kerugian negara, bangunan yang mudah rusak, belum selesai sudah seperti bangunan yang tidak layak pakai lagi, semuanya diambil dari tukang luar tidak ada warga desa kami, “ujarnya”.

Salah satu warga Karang Agung Kecamatan Kota Agung Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera Selatan yang menyebut namanya Rege 24-09-2026 kepada awak media ini mengatakan pekerjaannya hampir selesai juga sudah banyak yang rusak, dan tidak layak padahal baru tetapi seperti bukan bangunan yang layak. Semen murah dicampur material sirtu kotor membuat mutu bangunan yang mudah terkikis oleh cuaca, musim panas melepur berdebu, musim hujan terkikis habis, ” ujarnya”.

Padahal tukang yang dipilih oleh kontraktor tukang pilihan yang didatangkan dari luar desa, tetapi sangat disayangkan pekerjaan mereka seperti bukan tukang yang sudah ahli,bangunan dibuat asal-asalan yang penting ada, Ini bukan uang mereka ini uang yang diturunkan untuk masyarakat demi memudahkan fasilitas warga.Dibangun diatas bangunan yang lama ketebalan berkisar kurang lebih 5cm, “tambahnya”.

Dinas Perkebunan Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera Selatan melalui Erwan Andawan ,S.P.,M.Si Selaku Bidang Prasarana dan Sarana/TPTK dikomfirmasi oleh awak media ini 24-09-2026 Via WhatApps Nomor 0821-6391-XXXX sampai berita ini diterbitkan tidak memberikan jawaban.

” BERSAMBUNG KEEDISI SELANJUTNYA”

 

HERI AS & NITA YUPIKA

“TEAM PEMBURU KORUPTOR”

Iklan Sponsor
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Iklan Sponsor
- Advertisment -
âš¡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang

Most Popular

âš¡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan Bawah
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
error: Content is protected !!